Mengancam Menyebarkan Video Pribadinya | Sex Terbaru
Situs BandarQ
Agen Bola Bandar Poker Domino QQ Bandar Bola BandarQ RGOBET AFAPOKER

Mengancam Menyebarkan Video Pribadinya

<center>

Perkenalkan Namaku Wawan mungkin para pembaca cerita dewasa udah pada ngerti siapa saya, tapi kalau yang baru baca pengalamanku tak masalah, masih ingatkah dengan nama Ricka, semua berawal dari saya mendapatkan pekerjaan baru yang merupakan sambilan untuk membetulkan jaringan yang berada di kampus.
Sebenarnya pekerjaan ini hanyalah untuk satu proyek saja karena kebetulan saya bukan pegawai tetap dan perusahaan yang bersangkutan sedang mengalami defisit pegawai tehnik. Singkatnya saya di sewa untuk satu proyek saja sampai mereka mendapatkan pekerja baru.

Proyek pemasangan ulang jaringan komputer intranet dan internet di sebuah perguruan tinggi swasta di kota Salatiga merupakan proyek yang harus kukerjakan. Bersama dengan teman-teman teknisi yang lain kami bekerja memasang segala macam keperluan penyambungan jaringan di kampus tersebut.

cerita dewasa mesum, cerita ngentot dalam hotel, nyepong kontol mantan, ngulum penis, kisah seks baru , sex dalam hotel, kentu di hotel

Pada hari ketiga saya dan seorang temanku memperoleh jatah mengerjakan install ulang perangkat di komputer di ruang dosen di salah satu fakultas dikampus itu. saya masuk ke sebuah ruangan kedap suara dan mencari-cari dimana letak komputernya berada.

Saat sedang menunggu proses menginstalan selesai, saya iseng-iseng melihat-lihat isi meja dosen ini. saya melihat sebuah foto dipajang diatas meja disebuah bingkai yang kecil warna merah tua. Astaga, ternyata saya pernah melihatnya, saya pernah melihat dosen ini disuatu tempat. Setelah saya mencoba mengingat-ingat saya baru sadar jika dosen itu adalah perempuan yang pernah kulihat di rekaman handphone yang kaset-nya kutemukan di sebuah rumah makan di kota yang sama.

Takut salah orang, saya kembali memutar video itu dan kucocokkan sekali lagi wajahnya, dan memang cocok sekali. Astaga, pikirku kenapa bisa kebetulan sekali.

cerita dewasa mesum, cerita ngentot dalam hotel, nyepong kontol mantan, ngulum penis, kisah seks baru , sex dalam hotel, kentu di hotel

Tanpa sadar rasa ingin tahuku semakin besar dan memberanikan diri untuk mencari-cari tanda bukti lain dari keberadaan dosen cantik ini. Dosen yang sebelumnya masih menjadi asisten dosen sekarang telah menjadi dosen di sebuah fakultas di kampus ini.

Di laci meja kerja saya menemukan beberapa dokumen penting dan foto-foto miliknya bersama dengan klise-nya. Foto itu tak salah lagi adalah foto Ricka yang pernah kulihat di rekaman kaset handycam tempo hari.

Saya juga menemukan sebuah surat yang lecek sepertinya habis diremas-remas tetapi kembali disimpan rapi. Surat cinta dari kekasih Ricka yang dahulu pernah mengumpankannya ke relasi bisnisnya untuk membayar kerugian mereka akibat tender L/C yang tak jalan. Didalamnya terdapat permintaan maaf dan penyesalan walaupun begitu ia masih mempunyai keberanian untuk meminta Ricka untuk kembali kepadanya.

cerita dewasa mesum, cerita ngentot dalam hotel, nyepong kontol mantan, ngulum penis, kisah seks baru , sex dalam hotel, kentu di hotel

Saat saya selesai membacanya, mataku tertuju kepada sebuah surat yang telah robek-robek dan telah diremas-remas didalam kotak sampah. saya pungut dan saya coba satukan, ternyata isinya mengejutkan. Surat itu berisi mengenai ancaman pemerasan yang dilakukan oleh mantan relasi bisnis mantan pacar Ricka yang dahulu juga pernah menodai perempuan cantik ini.

Inti dari surat itu mengancam jika Heru (pengirim surat) akan membeberkan rekaman percintaan Ricka dengan dirinya dan temannya yang satu lagi jika Ricka tak bersedia menuruti permintaannya. Pria ini juga meminta Ricka untuk datang nanti malam di sebuah hotel di dekat kawasan wisata di kota itu.

Malamnya saya telah bersiap di hotel yang dituju oleh Ricka nantinya. Hotel yang terletak dijalan menuju ke obyek wisata terkenal di wilayah Salatiga ini memang sering digunakan untuk bermalam muda-mudi yang menginginkan fantasi seks namun tak ada tempat terutama jika malam minggu tiba.

Saya telah membayar seorang bellboy untuk memberiku kunci pintu penghubung antara dua kamar. Disana memang ada kamar-kamar yang saling berhubungan dan dihubungkan dengan sebuah pintu penghubung yang langsung menjadi penghubung dua kamar. saya telah mempersiapkan memesan kamar yang berada di sebelah kamar si Heru ini. Semuanya telah siap dan juga kunci duplikat yang dapat menghubungkan pintu paralel ini.

Sekitar jam 9 malam Heru telah tiba dan ia juga membawa Ricka turut serta kedalam kamar. Ricka waktu itu mengenakan kaus lengan panjang dari bahan mirip wool. Bagian bawahnya mengenakan celana jeans warna hitam dan ketat membuat lekuk tubuh bagian bawahnya dapat terlihat dengan jelas. Gadis ini sangat proporsional postur tubuhnya.

“Wah wah. Dengan potongan pendek sebahu gini saya jadi pangling loh Yuk sama kamu….makin cantik aja hehehe…” ujar Heru dengan rayuan sampahnya. Tangannya lalu membelai rambut Ricka namun ditepis dengan kasar oleh Ayu.

“Apa sih maumu? Apa belum cukup kamu hancurkan diriku hah?” bentak Ricka agak keras namun Heru lalu membungkam mulut Ricka dengan tangannya.

“Mending kamu diam aja deh Ric. saya punya rekaman pas kita sedang bercinta, jadi jika kamu nggak pengin rekaman itu jatuh ketangan rektorat mendingan kamu turuti apa kataku. Mengerti?” ancam Heru sambil kini tangannya telah berani memainkan buah dada Ricka dari balik kaus lengan panjangnya.

Ricka mau tak mau menuruti apa mau Heru. Pria itu lalu menindih tubuhnya di tempat tidur dan mulai melucuti pakaian Ricka hingga Ricka nyaris bugil, tinggal mengenakan celana dalam warna hitam miliknya.

Sebesar apapun perlawanan Ricka tak artinya dibandingkan dengan tenaga Heru yang berbadan besar itu.

Kembali Heru melancarkan ciuman mautnya di leher Ayu, mau tak mau Ricka juga dibuat lemas oleh serangan penjahat kelamin satu ini. “Lepasin aku! Lepas…in…mfff…” mulut Ricka tersumpal lagi oleh bibir kasar Heru. Entah berapa lama perlawanan dari Ricka berlangsung, saat itu Ricka telah lemas tak bertenaga. Tenaganya terkuras habis untuk sebuah perjuangan yang sia-sia.

Heru lalu membuka seluruh pakaiannya. Sekarang sebuah benda laknat yang dahulu pernah menjarah liang perawan Ricka telah muncul dihadapannya kembali. Bagaikan terkena flash back kejadian yang lampau, Ricka begidik merinding melihat kontol besar yang dahulu pernah menodainya berulang-ulang.

“Sekarang kamu telah dalam kekuasaanku. Lebih baik menurut karena jika tak maka kamu akan mendapatkan ganjaran setimpal yaitu dipermalukan didepan banyak orang. Kamu mau itu terjadi huh?” ancam Heru dan berhasil.

Ricka sekarang tak lagi memberontak dan hanya bisa pasrah saja. Sepertinya Heru tahu benar jika siasatnya berhasil oleh sebab itu ia melancarkan serangan keduanya.

Sekarang baik Heru maupun Ricka telah sama-sama bugil diatas tempat tidur. Ricka yang telah kehilangan daya lawannya hanya bisa pasrah saat payudaranya dijilati, dijamah dan dihisap sebagai bulan-bulanan jemari dan mulut liar Heru.

Apalagi sekarang Heru seperti harimau yang hilang kendali. ia telah tak peduli lagi akan nasib Ricka karena ia merasa Ricka adalah miliknya sekarang, bahwa Ricka adalah budak seksnya yang boleh diperlakukan sesuka hatinya.

Ricka berlinang air mata namun tak juga melawan lagi. ia tak melawan walaupun ia merasakan jika kedua pahanya telah dibuka lebar oleh Heru dan klitorisnya telah bergesekan dengan ujung kepala kontol Heru. “

Kamu suka kontolku khan? Nggak perlu malu sayang. Kontolku ini memang mak nyus apalagi jika lawan mainnya cewek secantik kamu ini. Hehehe…” ejek Heru sambil terus memainkan kontolnya dibibir memek Ayu.

Ricka menggelinjang kegelian dan juga terangsang. ia berulang kali mendesis walaupun ia telah berusaha untuk mencegahnya keluar namun desahan itu tetap aja ada. Melihat reaksi Ricka dan ditambah dengan semakin membanjirnya cairan kemaluan dari bibir memek Ricka yang keluar, Heru semakin merasa dirinya diatas angin sekarang. “Akhhh…sakit…” seru Ricka saat bonggol besar kontol Heru itu menyeruak masuk menerobos pertahanan bibir memeknya. Ricka tak kuasa menahan rasa sakit dan sekali lagi ia merintih kesakitan.

Heru tak ambil pusing dengan hal itu. Kembali ia menyodokkan batang kemaluannya kedalam memek Ayu. Entah telah berapa kali pompaan Ricka mendadak mengejang tak karuan. Ternyata Ricka mencapai orgasme pertamanya. Orgasme pertama dalam hidupnya yang direngut oleh seorang lelaki bejat yang memerasnya untuk menidurinya sebagai imbalan tutup mulut.

Sementara itu Heru menyusul dengan ejakulasinya sekitar satu menit setelah Ricka selesai dengan orgasme pertamanya. Pejuh Heru membasahi sprei dan perut Ayu. Heru-pun ambruk disamping tubuh Ricka yang lunglai tak bertenaga. ia tersenyum puas telah berhasil menodai dosen cantik ini lagi.

“Ayo kita mandi bareng. Biarkan saya membersihkan sisa pejuh yang menempel di tubuhmu.” Kata Heru mengajak Ricka untuk masuk kamar mandi namun ditolak oleh Ayu. Gadis ini tak mau beranjak dari tempat tidur. Heru memaksanya dan mengancamnya lagi sehingga Ricka mau tak mau harus bersedia mandi bareng dengan lelaki sialan itu.

Dengan setengah dipaksa Ricka digiring menuju kamar mandi bersama Heru. saya keluar dari persembunyianku dan memasuki kamar mereka. Pintu kamar mandi setengah tertutup namun saya dapat sedikit mengintip jika dikamar mandipun Ricka sedang digarap oleh Heru habis-habisan.

Kali ini ia disuruh nungging oleh lelaki itu dan diperkosa dari belakang tanpa ampun. Bunyi suara keran mengalir berpadu dengan desahan kedua insan manusia ini bersamaan dengan bunyi kecipak hasil benturan kontol Heru dan bibir memek Ayu.

Sekitar dua puluh menit mereka bersenggama didalam kamar mandi. Saat mereka keluar, mereka tak menyadari jika kamar mereka telah didatangi orang tak diundang, yaitu aku.

Ricka bergegas membenahi pakaiannya sementara terdengar suara dari pintu depan. Suara diketok. Heru menegurnya dengan kasar karena memang ia telah memasang tanda “jangan diganggu” didepan pintu tetapi tetap saja ada yang mengetuk apalagi orang tersebut berkata “room service” terang saja hal itu membuat Heru makin gusar. Lalu ia membuka pintu dan bersiap memaki karyawan hotel tersebut namun amarahnya sirna berganti dengan keterkejutan dan rasa takut.

“Dasar keparat! Jadi selama ini kamu suka indehoi disini hah?” bentak seorang perempuan berumur 30an tahun. Perempuan itu adalah istri dari Heru yang juga kepala keluarga. saya sebut kepala keluarga karena sebenarnya seluruh kekayaan yang dimiliki Heru berasal dari duit keluarga istrinya dan istrinya juga seorang pebisnis handal jauh lebih handal daripada sang suami yang hanya bisa foya-foya.

Sang istri menepis tangan karyawan hotel yang berusaha menenangkannya lalu ia menyeruak masuk kedalam. Heru telah kalang kabut, ia tak tahu apa yang bakal terjadi jika sang istri bertemu dengan Ayu. Namun yang ditemukannya bukanlah Ricka melainkan seorang pelacur murahan dengan face yang sangat pas-pasan.

Sementara Ricka telah lenyap. Heru menganga heran, kaget campur bingung.

Plak! Sebuah tamparan keras mendarat dipipinya dan disusul dengan tamparan lainnya begitu melihat seorang pelacur bersama suaminya didalam kamar. Pelacur itupun pergi sambil masih membenahi bra dan pakaian atasnya lalu menyempatkan diri mencium pipi Heru sambil mengatakan, “Lain kali jika mau enjot-enjotan telepon aja lagi. Asalkan nggak bawa istri tapi yach sayang….muachhh.” kata psk itu sambil lalu dan menghilang dibalik tembok.

Sementara dari kamar sebelah saya menyaksikan diam-diam peristiwa perang dunia ketiga itu. Disampingku berdiri Ricka dengan senyum puas. “Makasih ya Di udah nolongin aku. Kamu dapat khan kaset rekamannya?” tanya Ricka padaku.

Aku lalu merogoh kantong sakuku dan menunjukkan kepada Ricka sebuah kaset kecil handycam. Ricka tersenyum lega. “Aku heran dari mana kamu bisa dapat ide seperti ini. Tetapi kamu benar-benar dewa penyelamatku. Makasih banget. Eh kamu dapat psk itu dari mana?” tanya Ricka lagi.

Saya menoleh padanya, “Lah disini khan banyak juga. saya cari yang paling murah namun masih muda. Tampang ancur gak masalah tapi asalkan ia mau berakting seperti yang telah saya rencanakan. Lagipula saya bayar 10x harga seharusnya buat ia tutup mulut selamanya.”

Kataku sambil membelai rambut Ayu. Entah apa yang mendorongku untuk menolong Ricka kala itu. Apakah mungkin karena saya simpati padanya atau saya hanya tertarik saja. Yang pasti malam itu Ricka menghadiahi saya sebuah ciuman mesra dibibirku dan ia berjanji akan memberikan sesuatu yang lebih.

One comment

  1. Hai . . cari ttm khusus buat cewek n tante yg suka phone sex, video call . . add wa 083848574250 n line joeaja888

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*