Selain Jadi Supir Pribadi dia Pemuas Nafsuku | Sex Terbaru
Situs BandarQ
Agen Bola Bandar Poker Domino QQ Bandar Bola BandarQ RGOBET AFAPOKER

Selain Jadi Supir Pribadi dia Pemuas Nafsuku

<center>

Dirumah sedang kesepian hanya ditemani oleh assisten rumah yang biasanya mengantar saya dan keluarga jika hendak pergi, ayahku dan ibuku hari ini sedang keluar kota makanya pak kasran sopirku disuruh untuk mejaga rumah, seharian saya baru saj jalan jalan di mall sekedar nonton film atau jajan , malamnya hasil kecapean gak bisa tidur sulit sekali untuk memejamkan mata, dari situ saya menelpon temanku Lia untuk mengajak dia ngobrol.

cerita sex terhot, cerita mesum pemuas nafsu, cerita dewasa supir pribadi, ngentot supir pribadi, puas ngesex, seks terbaru 2018, kisah panas pembantu pribadi, ngentot baru, kontol masuk memek

Telepon Lia angkat awalnya kami ngobrol biasa saja tapi tak tahu kenapa tiba-tiba Lia nafasnya memburu dan terdengar teriakan-teriakan juga suara seorang cowok yang seperti suara pacar Lia. saya cuma mendengar suara-suara teriakan kesakitan tapi juga seperti merasakan sesuatu kenikmatan dan teleponpun terputus dengan sendirinya.

Pikiranku melayang kemana-mana dan saya mulai memikirkan tentang seseorang yang sedang berhubungan badan. saya semakin teragasang setelah mendengar suara Lia juga khayalanku sendiri dan akupun membuka t-shirt ketatku, bra, serta celana dalam saya meremas toketku dan memasukkan jariku ke memekku. saya kocok memekku hingga saya pun menyapai orgasme ditempat tidur, saya merasa puas dan akupun memakai bajuku lalu merencanakan untuk pergi makan.

cerita sex terhot, cerita mesum pemuas nafsu, cerita dewasa supir pribadi, ngentot supir pribadi, puas ngesex, seks terbaru 2018, kisah panas pembantu pribadi, ngentot baru, kontol masuk memek

Saya cari sopirku kemana-mana tapi tak ada hingga saya temukan ia dikamar tidurnya, ia tertidur pulas dengan cuma mengunakan t-shirt tanpa lengan dan sarung. saya mau membangunkan ia tapi melihat ia tertidur pulas akupun mengurungkan niatku untuk membangunkan dia, kasihan ia kecapekan setelah mengantar saya seharian jalan-jalan pikirku.

Sebelum saya meninggalkan kamarnya mataku tiba-tiba tertuju pada tonjolan yang ada dibalik sarungnya sehingga membuat saya ingin mengetahui bagaimana wujud tonjolan itu.

Saya beranikan diri untuk melihat tonjolan itu dari bawah lalu saya singkapkan sarungnya secara perlahan, saya terkejut melihatnya karena ia tak memakai celana dalam sehinnga saya bisa melihat dengan leluasa kontol yang agak berdiri dan membuat saya ingin memegang, mengelus, dan mengulumnya.

cerita sex terhot, cerita mesum pemuas nafsu, cerita dewasa supir pribadi, ngentot supir pribadi, puas ngesex, seks terbaru 2018, kisah panas pembantu pribadi, ngentot baru, kontol masuk memek

Saya ingin sekali memegangnya tapi saya takut sopirku nanti terbangun dan ia akan marah terhadapku, dengan tangan yang gemetaran juga dingin dan jantung yang berdetak kencang saya beranikan diri untuk memegangnya.

Saya singkapkan sarungnya lebih keatas dan akupun mulai memegangnya, terasa hangat dan membuat tanganku yang tadinya dingin menjadi hangat.

Saya semakin tertarik untuk menikmatinya lagi, saya elus berkali-kali kontolnya hingga berdiri dan semakin panjang kontol itu. Jantungku semakin berdetak kencang tapi keinginanku untuk melakukan yang lebih lagi juga semakin besar maka ku putuskan untuk mencoba mengulumnya. Ku jilati serta memberikan gigitan kecil pada buah pelirnya yang berwarna kecoklatan hingga membuat saya makin bernafsu dan sedikit demi sedikit saya mulai menuju kontol yang telah berdiri.

cerita sex terhot, cerita mesum pemuas nafsu, cerita dewasa supir pribadi, ngentot supir pribadi, puas ngesex, seks terbaru 2018, kisah panas pembantu pribadi, ngentot baru, kontol masuk memek

Saya masukkan secara perlahan terasa hangat yang disertai rasa asin dan masuklah kontol itu sampai pada ujung tenggorokanku, saya coba masuk dan keluarkan sehingga membuat tubuhku mengeluarkan keringat yang di ikuti rasa gemetaran.

Toketku terasa semakin membesar dan mengeras sehingga membuat braku terasa sesak juga memekku yang terasa mengeluarkan cairan. Saya pun semakin tak bisa menahan nafsuku yang sudah memuncak lalu saya semakin mempercepat kulumanku sehingga membuat kontol sopirku licin karena liurku.

Di saat saya sedang keenakkan melakukan kuluman di kontol sopirku tiba-tiba saya terkejut oleh teriakan sopirku dan mencabut kontolnya dari mulutku. ia lalu berdiri dan memarahi aku, ia merasa bersalah pada orang tuaku karena membiarkan saya melakukan hal ini, akupun tak mau menyerah begitu saja dan karena saya tak bisa menahan nafsuku lagi yang seperti mau meledak akupun mengancam sopirku dengan mengatakan pada ayahku bahwa saya telah diperkosa sopirku juga akan mengatakan pada istrinya kalau tak mau melayani kenginanku.

Dia ketakutan dan menyerah padaku, akupun tak menyia-nyiakannya langsung saja saya melepas sarungnya dan saya jongkok didepannya. Kulihat wajah sopirku terlihat wajahnya menampakkan kesedihan tapi saya tak mempedulikannya.

Aku tak peduli bagaimana perasaan sopirku, saya cuma ingin kenikmatan seperti yang telah temanku rasakan. saya ingin membuat ia agresif terhadapku dan melupakan istrinya sesaat, karena keinginanku itu saya mulai melakukan rangsangan terhadapnya. Kukulum lagi kontolnya yang telah lemas tanpa canggung dan takut lagi pada sopirku, kupercepat kulumanku sehingga membuat kontolnya kembali berdiri. saya sangat menikmati kontol.

“Ehhmm.. Enak.. Ehmm” dan saya merasa bahagia karena membuat ia mulai terangsang yang mulai menunjukkan ke agresifannya. Sopirku mendesis menikmati kulumanku.

“Ough.. Terus.. Cepat.. Ouh Anjel”

Cuma itu saja kata yang keluar dari mulutnya sayapun semakin bersemangat dan semakin mempercepat kulumanku. Hingga beberapa kuluman kontolnya terasa semakin membesar dan menegang juga disertai denyutan dan ia pun memegang kepalaku juga memcambak rambutku dengan kasar ia semakin memaju mundurkan kepalaku dan akupun semakin bersemangat karena saya tahu ia akan sampai.

“Ouhh.. Ouuhh saya sampai saya sampai Anjel ough” dan keluarlah pejuhnya ke mulutku hingga mulutku tak muat untuk menampungnya. Pejuhnya terasa hangat, asin, dan baunya membuat diriku ingin memuntahkan pejuh itu dari mulutku tapi ia menarik kepalaku lalu mencium saya. Ciumannya yang sangat bersemangat kepadaku membuat saya terpakasa untuk menelan pejuhnya untuk mengimbangi permainan bibir itu.

Saya merasa kerepotan untuk mengimbanginya karena baru kali ini saya dicium oleh cowok, ia terus mencium saya dan tangannya mulai menyelinap masuk ke t-shirtku. Tangannya menuju ke toketku, ia meremas-remasnya sehingga membuat nafasku semakin memburu yang disertai degupan jantung yang cepat. ia semakin agresif dengan membuka t-shirt ketatku, rok, bra serta celana dalamku.

Terbukalah sudah apa yang selama ini saya tutupi, saya merasa risih karena baru kali ini saya telanjang dihadapan cowok sehinnga tangankupun secara spontan menutup memekku juga toketku. Tapi karena nafsuku yang semakin memuncak maka saya biarkan tubuhku telanjang dan akupun dengan agresif melucuti t-shirtnya.

Sekarang kita benar-benar telanjang bulat, kita saling berhimpitan sehingga kontol yang telah mengacung itu menempel pada memekku. saya ingin sekali merasakan kontol itu masuk ke memekku dan saya telah mencoba memasukannya tapi tak bisa, dengan terpaksa saya cuma mengesekkan kontolnya ke memekku dan itu membuat saya semakin bernafsu.

Setelah ia puas mencium saya ia menurunkan kepalanya menuju kaki, ia menciumi kakiku sampai ke memekku. ia menjilati memekku, menyedot memekku dan juga memberikan gigitan kecil pada memekku sehingga membuat saya tak bisa menahan getaran tubuhku.

Semakin ia mempercepat jilatannya semakin keras pula erangan serta desissan yang keluar dari mulutku. Tanganku berpegangan pada kepalanya dan akupun menekan kepalanya serta mengangkat salah satu kakiku kepundaknya agar bisa semakin masuk ke memekku, jilatan ia membuat saya tak bisa lagi menahan tubuhku sendiri. Tubuhku melengkung ke belakang dan kepalaku medongak keatas yang disertai keringat yang semakin mengucur deras.

“Auhh.. Ouhh..”

Dia terus menjilati memekku sehingga membuat saya semakin tak tahan “Ough.. Yes.. Ouugh.. saya keluar” dan akupun mengalami orgasmeku yang pertama, saya merasa kenikmatan yang luar biasa karena baru kali ini kali mengalami orgasme bersama cowok.

Sopirku menghisap-hisap memekku hingga terasa kering, nafasku yang tadinya memburu sekarang sudah mulai reda. saya yang telah mengalami orgasme terasa badanku lemas tapi sopirku masih saja semangat, ia mengendongku ke tempat tidur dan menjatuhkanku.

Dia bermain di toketku yang berukuran sedang putih bersih kemerahan, sopirku mengulum, menyedot, meremas dan juga menggigit-gigit toketku. Permainan mulutnya sanggup menaikkan kembali nafsuku, sopirku sangat menikmati toketku dan ia selalu memuji toketku yang kenyal dan kencang itu.

Saya yang ingin kembali menikmati kontol sopirku segera saya menggulingkan sopirku disampingku, saya menindihnya dengan memekku menghadap ke muka sopirku dan kita pun saling melakukan rangsangan. saya kembali mengulum kontolnya sedangkan ia menjilati memekku.

Permainan lidahnya yang liar di memekku membuat tak kuasa menahan nafsuku yang mau meledak dan dengan segera akupun minta untuk memasukkan kontolnya ke memekku dan diapun mengijinkannya.

Saya membalikkan badan dan sekarang kontol itu tepat di bawah memekku, saya memegang kontol itu dan mengarahkannya ke memekku tapi saya tak bisa memasukkannya terasa sulit walaupun memekku telah basah.

Kontol sopirku seperti tak mau masuk kontolnya selalu ke kanan atau ke kiri. Sopirku pun membantuku, ia memegang kontolnya sedangkan tangan satunya menuju memekku dan memasukkan jarinya ke memekku, akupun terkaget dan berteriak “Ouhh”.

Jarinya maju mundur dan seperti mengaduk memekku, sopirkupun mengeluarkan jarinya lalu mencoba memasukkan kontolnya ke memekku. Secara mengejutkan kontol itu masuk dengan mudah, saya terkaget merasakannya lalu berteriak “Auhh.. Ough..”

Dan mataku melotot serta kepalaku mendongak ke atas. Memekku terasa penuh dan disertai rasa nyeri yang sangat hebat tapi sopirku duduk menghiburku dengan menciumku.

Dia menyuruhku naik turun tapi itu sulit bagiku karena baru yang pertama saya melakukannya, saya mencoba naik turun rasanya nikmat sekali merasakan dua alat kelamin bergesekan tapi tetap rasa nyeri tetap ada.

Akhirnya akupun lancar menaik-turunkan, melihat itu sopirku semangat ia mulai meremas toketku dan mulai melakukan gerakan juga. Lama-kelamaan rasa nyeri itu berubah menjadi rasa nikmat tiada duanya dengan cepat saya menaik turunkan. Gesekan itu sangat nikmat liambah lagi remasan sopirku di toketku.

“Uhh.. Aauhh.. Oouughh” saya terus mendesis.

Malam yang sunyi kembali berisik oleh bunyi kocokan serta teriakanku, kulihat sopirku sekali memejamkan mata menikmati kocokanku. Hingga beberapa lama kita tetap pada posisi itu dan akupun merasakan sesuatu yang mau meledak di memekku.

“Ouhh.. Ouughh.. saya sampai” akupun merasakan orgasme yang kedua kali.

Tenaga yang habis membuat saya tak dapat menahan tubuhku dan akupun rubuh diatas sopirku. Dengan kontol yang masih menancap di memekku sopirku membalikkanku hingga ia berada diatas, ia kembali mengocok memekku yang telah kelelahan dengan semangat yang masih memburu diapun ingin mengalami orgasme maka akupun melayani ia walaupun tenagaku sudah habis.

Sopirku merasa tak puas dengan posisi ia diatas dan ia meminta saya untuk duduk dipangkuannya dan ia dengan semangat kembali mengocok. saya yang sudah lemas masih mencoba mengimbagi kocokannya, saya mencoba memaju-mundurkan pantatku walaupun sudah lemas. ia semakin semangat untuk mengocokku dengan buas ia juga menggigit toketku dan itu sangat membuat diriku kembali terangsang.

“Oouuh.. Ouuhh.. Uuhh”

Saya pun di buat tak berdaya dan lagi-lagi saya dibuat orgasme untuk ketiga kalinya.

“Uuhh.. Ouugh.. Kau hebat Kasran.. Ouugh”.

Dengan orgasmeku yang ketiga tubuhku semakin lemas tak berdaya, posisi kami tetap duduk dan saya terus saja memuji ia “Kau hebat Kasran” kataku.

Sopirku menyuruhku untuk menungging dengan lemas dan antara sadar dan tak saya masih menurutinya. ia masih tak bosan mengerjai memekku. ia masih dengan semangat tetap mengocok serta meremas toketku dan kadang-kadang meremas pantat ku. Jarinya juga masuk ke anusku.

“Ouugh.. Ougghh.. Ougghh” kataku semakin menikmati, dengan kasar ia mengocok memekku dan juga anusku. Dengan kocokan dari anus dan memek tubuhku semakin tak karuan dibuatnya.

“Ouuhh.. Ougghh.. Terus Kasran”

Tak berselang lama saya merasakan lagi orgasme yang ke empat.

“Oouuhh.. Kau hebat.. Oughh.. saya aku dapat ough..”

Dan ia pun mengikuti mengalami klimaks dengan pejuh yang masih banyak. Semprotan pejuhnya membuat mataku terbelalak dan saya pun merasakan kenikmatan, pejuhnya tak dapat tertampung di memekku sehingga jatuh ke sprei.

Kitapun terjatuh bersamaan di tempat tidur, sopirku berada disampingku dan ia masih mencium serta meremas pantat dan toketku. Setelah nafasku mulai reda akupun langsung keluar dari kamarnya dengan masih telanjang dan berjalan dengan gontai, sopirku pun tertidur lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*