Main Kuda Kudaan Sama Anak Kost | Sex Terbaru
Situs BandarQ
Agen Bola Bandar Poker Domino QQ Bandar Bola BandarQ RGOBET AFAPOKER

Main Kuda Kudaan Sama Anak Kost

<center>

Susah kalau bawa penyakit bawaan. Penyakit Hyperseks yang kuderita semenjak pertama mengenal seks, SMU dahulu. Kini saat istriku jaud dari pelukan, wanita lain pun menjadi sasaran. Cerita panas yang layak untuk disimak.

cerita sex selingkuh baru, cerita mesum perselingkuhan tetangga, cerita seks selingkuh kost, kost tempat mesum, kisah dewasa selingkuh baru, perselingkuhan suami istri, ngentot teman kost, ML dalam kost, kisah panas anak kost
Panggil saja namaku Setiawan dan kerap di panggil wan, umurku masih 27 tahun, saya sudah berkeluarga tapi hidup merantau, selain mempunyai badan dengan tinggi 181cm, berkulit sawo(khas sunda Asli…hehehe) dan berbadan sitapiack karena saya selalu menyempatkan diri pergi tempat2 fitnes seminggu 2x, dikarirku juga cukup dibilang sukses pada usia ku sekarang saya sudah menjadi Asisten General Manager di salah satu perusahaan swasta asing dan dengan gajiku saya bisa menyewa sebuah apartemen mewah di daerah JL. Sudirman dan setiap hari saya pergi kantor mengunakan mobil yang sudah di sediakan oleh kantor beserta sopirnya, meskipun saya sendiri sudah memiliki mobil pribadi dari hasil gajiku ini.

cerita sex selingkuh baru, cerita mesum perselingkuhan tetangga, cerita seks selingkuh kost, kost tempat mesum, kisah dewasa selingkuh baru, perselingkuhan suami istri, ngentot teman kost, ML dalam kost, kisah panas anak kost

Bahkan dalam kehidupan seksku, saya bisa dibilang hyper. Selain mempunyai burung berukuran 20/5, hampir setiap hari saya selalu bercinta dengan istriku bahkan jika perasaan (Horny) itu datang maka saya selalu sempatkan pulang ke rumah kontrakanku di waktu makan siang, dan selama ini istriku dengan setia dan semangat selalu menyambutku tanpa ada sedikitapiun penolakan jika saya menginginkannya…mungkin ini karena istri ku dah mengerti akan kebutuhannku dan dalam diri ku sendiri ini bermula saat dahulu saya masih menginjak SMU, dimana ML bagiku suatu kewajiban yang saya sering lakukan dengan pacar-pacarku.

cerita sex selingkuh baru, cerita mesum perselingkuhan tetangga, cerita seks selingkuh kost, kost tempat mesum, kisah dewasa selingkuh baru, perselingkuhan suami istri, ngentot teman kost, ML dalam kost, kisah panas anak kost

Nah bencana ini atau mungkin juga bisa disebut berkah, itu mulai dimana krisis global melanda dan perusahaan dimana tempat saya bekerja mulai terkena dampaknya. Semenjak itu setiap hari di kantorku selalu ada pengurangan/PHK pegawai…mulanya saya sempat optimis karena posisiku sekarang sangat kecil kemungkinan untuk diganti atau dihilangkan.

Tetapi setelah sekian lama akhirnya datang juga saya dipanggil HRD, dan disana saya di beritahu kalau saya masuk list 65% karyawan yang dirumahkan meskipun saya masih diberi kesempatan untuk kerja selama 2 bulan kedepan dengan alasan proses hand over…dari sana saya mulai berfikir, demi menjaga ekonomi dan efesiensi pengeluaran.

cerita sex selingkuh baru, cerita mesum perselingkuhan tetangga, cerita seks selingkuh kost, kost tempat mesum, kisah dewasa selingkuh baru, perselingkuhan suami istri, ngentot teman kost, ML dalam kost, kisah panas anak kost

Akhirnya saya bersama keluargaku mengambil keputusan untuk kembali/ mudik ke kampung halaman, Bandung. Dan setelah itu saya melanjutkan sisa kerjaku yang 2 bulan dengan hidup disebuah kosan dekat kantorku.

Setelah beberapa hari saya menjalani hidup sendiri di Jakarta ini saya mulai rasakan jiwa yang selama ini selalu tersalurkan mulai berontak terutama saat sore selepas saya pulang kantor, saya selalu merasakan sangat (Horny) apalagi di kosanku sebagian besar adalah cewek penghuninya itu sangat membuatku mmmmmmm.

Saat suatu malam seperti biasa karena hari itu panas banget saya selalu membuka bajuku dan pintu kamarku saya buka dengan berharap ada angin segar masuk ke kamar, saya pikir karena di kosanku belum ada siapa-siapa jadi tak ada salahnya.

Karena asiknya bermain laptop saya gak menghiraukan dengan keadaan luar dan ternyata pada saat itu sudah ada salah satu temen kosan ku, sebut saja heni. saya tahu nama itu karena semenjak mulai saya kos disana saya selalu mencuri-curi pandangan kearahnya dan sesekali temannya memanggil ia.

Apalagi saat ia mau masuk ke kamarnya setelah ia selesai mandi…terkadang saya menghayal bagaimana rasanya jika tubuh kecil padat dengan toket berukuran 34B saya himpit dengan tubuhku yang besar ini, pasti….mmmm..

Oh iya sebelumnya Heni gadis keturunan cina 23thn mempunya tinggi 162, 38kg 34B mungkin kalau pemain sinetron ia mirip Leony, berdomisil asli di Jakarta dan bekerja di sebuah Bank Swasta di kawasan Sudirman,

Karena perjalan dari rumah ke kantornya selalu melewati jalan yang selalu macet maka untuk menghindari terlambat masuk kantor dan atas ijin ortunya ia mengambil kos di daerah kerjaannya dan seminggu sekali ia baru pulang ke rumahnya.

Sesosok gadis itu tampak bengong dan kaku melihat kelakuanku di dalam kamar, disaat keasikanku bermain laptopku saya mulai sadar kalau ada seorang gadis sedang berdiri didepan pintu kamarku dan melihat ke arahku sesaat itu juga saya langsung melihat kearahnya dan tanpa direncanakan saya lansung bertanya.

eeeh mbak Heni..mmm dah pulang yah?”tanyaku

Heni tetap tak bergeming sedikitapiun saat saya bertanya dan ku lihat nafasnya sedikit memburu seperti orang habis lari, kulihat matanya tetap fokus ke arah badanku yang dari tadi ku biarkan terbuka.

mbak..mbak hen..mbak gak papa?”Tanya ku kembali.

Karena mungkin suaraku lebih keras sedikit dibanding yang pertama akhinya ia.…

eeeeh itu..itu..yah baru buka pintunya ko…gak papa?jawab heni…

napa mbak…ko kayak orang bingung..aku Tanya dah pulang ko jawabnya laen sih?”aku balik Tanya.

oh itu…sory..ya saya baru pulang.

eh masuk dahulu yah wan. jawab heni.

haaaa…..”dalam hatiku”dia ko tau namaku???”apa mungkin ia aku…atau ia, aaah kita liat aja…”dalam hatiku.

Semenjak kejadiaan itu, setiap sore menjelang malam saya selalu melakukan yang sama dengan harapan kejadian itu terulang, karena saya tau heni menyukainya. Ku biarkan badan ku yang setengah bugil ku pamerkan kepadanya.

Saat suatu malam kira-kira jam 8an dimana heni dan beberapa teman kos saya sudah berada dikamarnya, ku dengar pintu kamar heni terbuka dan dengan pelahan heni pun keluar…tampak semenjak ia keluar kamar ku perhatkan ia mondar-mandir di depan kamarku seperti orang kebingungan mencari sesuatu.

Nah ini saatnya”aku berfikir. Bedirilah saya dari kursiku dan keluar menghampiri heni yang dari tadi masih mondar-mandir didepan kamarku, lalu..

“hey…..ada mbak….cari sesuatu?”tanyaku.

“nggak ko aku…aku….”jawab heni

“apa mbak…..”aku balik tanya

“saya mau pinjam korek…ap mas punya”jawabnya.

“oh itu….ada tuh….”jawab ku

Dengan cekatannya saya ambil didalam kamarku dan ku berikan kepadanya. Kulihat ia malam ini tampak seksi hanya dengan memakai stelan longdariess tipis berwarna pink. Mataku seakan di hipnotis ke arah tubuhnya yang terbalut kain tipis.

Ku lihat tampak samar-samar di dalam bajunya menggelembung dua bukit kembar yang keliatan berontak dalam sangkarnya, sepertinya ia memakai BH yang type ½ cupnya…pikiranku mula kacau dan nakal.

Secara spontan mataku turunkan kebawah badannya..“oooh shit…..CD…CDnya”dalam hatiku“Gstring…tampak dengan samar2 sekalipun tali CDnya hampir ke lumat oleh belahan surganya pikirku.

Pikirannku melayang dan membayangkan yang tidak-tak dan saya tersadar saat mendengar seseorang memanggil namaku siapa?”

“mas wan…mas…mas…”ucapknya selayak tangannya sesekali menggoyang bahuku….“oh mampus deh..”pilahku. ternyata heni yang berusaha menyadarkanku dalam lamunan akalku.

“eh…gak papa hen…”jawabku

“kalau gak papa kalau dari tadi saya tanya ko gak jawab sih?”tanya heni.

“oooh itu…aku”jawabku

belum saya selesai menjawab jari telunjuknya langsung menyilang di antara bibirku dan berkata satu sama yah.

Tanpa kata sedikitapiun heni langsung pergi ke kamarnya. ku cium harum badannya disaat ia melewatiku…yang menurutku benar-benar harum khas wanita yang membuat kontolku berdenyut-denyut.

loh ko……pergi…..yah selesai…….”pikirku

Dengan perasaan gak karuan dan sedikit kecewa saya beranjak kembali kekamarku. tapi…….belum juga saya terduduk, terdengar suara kecil tetapi merdu memanggil-manggil namaku…..”heni kah….”pikirku.

Tanpa pikir panjang saya langsung menuju kamarnya dan tanpa permisi lagi ku buka pintu kamarnya…” shiiiiit dengan hati degdegan ku lihat heni tiduran manja di kasurnya, ku seperti dihipnotis tak bisa bergerak sedikitapiun dan mataku tertuju pada tubuhnya.

Karena sadar ia melihat saya terdiam kaku, akhirnya ia berdiri, berjalan menuju ku dan langsung menarikku badanku dalam pelukannku, tanpa pikir panjang saya langsung menciumnya, tangannya mulai mengelus-elus punggungku yang dari tadi tak memakai kain sehelaipun.

Sedangkan tuk mengimbanginya tangaku ku instruksikan menjelajah punggungnya yang putih mulus itu dan setelah beberapa saat di posisi kita saling berciuman dan memainkan lidah ku beranikan diri membuka BHnya.

Dengan cekatan BHnya pun lepas dan mulailah tanganku membagi kelompok. tangan kananku mulai membelai dan meremas gunung kembarnya sedangkan tangan kiriku ku arahkan ke pantatnya, sempat saya merasa khawatir kalau saja ia menolak,

Tetapi ternyata di saat tanganku menjelajah secara reflek tangan ia menjambak rambutku dan dengan tangan lainnya menekan2 di pinggangku dan sambil berkata”ooooohhhhh wann….. tteeeruuss.. oooh” karena merasa iaminin tanpa pikir panjang saya langsung dengan buas melepaskan ciumanku di bibirnya…ku lumat semua bibirnya tak tersisa sehingga sesekali ia tersendak karena mulutnya tak ku biarkan sedikitapiun lepat dari lumatanku.

Setelah beberapa saat mulailah bibirku berpindah ke tubuhnya yang lain…pipi..telinga..leher ..dada..ku lihat reaksi heni disaat bagian tubuhnya ku jelajahi sangat menikmatinya, maka ini saatnya saya pikir tuk hentikan ciumanku tepat ddiatas toketnya.

Meski sekali-kali ku kecup..jilat..dari kiri pindah kanan..”deeeen…napa waaan..”rintihnya…tapi sontak ku menghentikan aksiku tuk melumat tubuhnya…dan mungkin karena terlalu lama ku diamkan. heni yang sudah semenjak tadi masuk dalam peramainan cintaku berinisiatif tuk mengimbangi dan memancingku melanjutkannya,

Kepalaku didorong ke badannya dan tangannya yang semenjak tadi hanya berkutat di atas diturunkannya dan melihat permohonannya secara tak langsung maka secara spontan saya langsung lumat dalam-dalam putingnya sekaligus tanganku yang semenjak dari tadi ikut standby langsung meremas-remas toket dan pantatnya yang sekal itu, seiring itu terdengar “aaaaaaah..…aah..”rintihan heni yang bikin saya semakin buas tuk menjajal badannya..toketnya ku sedot bergantian seiring dengan remasannya.

Hampir 5 menit saya dengan heni diposisi itu… karena saya ngerasa belumm puas, ku tuntun tangan kiri tuk membuka longdariessnya…pluuk… terbukalah dan itu berkat bantuan heni juga. Ku lanjutkan kembali sedotannku yang dalam itu…dan akhirnya disela-sela kenyotanku tangannya berusaha membuka celana pendekku atas bantuan ku juga celana ku langsung melorot dan jatuh kelantai.

Tampak sigap dengan cekatan ia langsung mengelus-ngelus rudalku, tangannya yang mungil mulai masuk kedalam celana dalamku dan memegang rudalku…sesekali ia dengan tangannya yang kecil mengocok-ngocok rudalku secara pelan dan lembut….”mmmmhhhh…..”pekik ku..

Ku tak mau kalah tangan kananku yang semenjak tadi meremas bukit kembarnya kuturunkan menuju selangkangannya dan “horeeeee”pikirku…lubang kelentitnya tepat di jari tengah … tanpa ba bi bu jari tengahku ku putar-putar memilin kelentitnya dan sesekali ku gerakan naik turun searah belahan vaginanya…ku dengan nafasnya terus memburu dan keringatnya sudah mulai bercucuran…..ku percepat semua gerakanku mulai dari menyedot toket dan mengesek2 vaginanya.

aaaah…..massss…..mass oooohhhh”rintihnya

Sejalan dengan rintihan itu tangannya yang semenjak tadi mengocok2 kontol ku ritmenya menjadi lebih cepat dan dikombinasikan dengan remasan pada batangku.

Mendengar desahan heni seperti itu, ku semakin percepat menggeseknya dan sekali kali saya masukan jariku tuk menekan Gspotnya, karena menurut pengalamanku titk Gspot itu bisa bikin cewek geleperan.

Gak beberapa lama setelah heni merasakan permainan ku pada tubuhnya, saya merasakan kalau tangan heni sekarang lebih kuat mendorong kepalaku dan tangannya yang dari tadi memegang kontolku tanpa saya sadar sudah berpindah ke punggunggu dan memeluku sangat kuat.

Aku pikir ia mau keluar…ku percepat permainan tanganku dan….. “oooo gggg….a ak ttttruuus deeeen…mooo nyampe”rilihnya, ku tak peduli ku percepat dan akhirnya “aaaaaaaahhhh…..mmmmmh” seiring jeritannya yang membuat nafsu siapapun yang mendengarnya ia langsung mengigit pundakku, perih sih tapi gak papa lah demi tercapai tujuan.

Setelah beberapa saat ia langsung ambruk jatuh di depanku dimana kepalanya berhadapanan dengan kontolku yang dari tadi sempat di biarin…jeda beberapa detik kontol mulai terasa hangat dan ku lihat kebawah, ternyata heni di posisi duduknya ia mulai menjilati kontolku dan diikuti dengan kocokan halus” mmmmm…..mm..srruup sruup” terdengar suaranya.

Tak terasa 5 menit dengan posisi saya berdiri dan heni duduk memaikan kontolnya….ku berfikir kalau cuman gini kayaknya kurang maknyuus, langsung tanpa saya tanya-tanya saya bopong heni tuk berdiri dan ku tidurkan di kasurnya dan tak sedikitapiun heni menolak kelakuanku ini terlihatlah di depanku tubuh mungil yang sekal didepanku yang siap ku kerjain abis2an, tanpa perintah ku langsung menindih badannya, ku cium bibirnya ia tampak semangat membalasnya.

Dengan posisi tangan kiriku memopang badanku dan tangan kananku ku arahkan kembali di selangkangannya, ku dengar desahannya semakin hebat saat ciuman ku mulai turun kebawah dan menyerang kedua toketnya dan tangannya yang semenjak tadi memelukku mulai mencari-cari kontolku, tetapi bukan setiawan namanaya kalau saya membiarkan cewek tak penasaran.

Seiring itu ciuman saya turun ke perutnya dan ku ciumin perutnya di selingi jilatan dan akhirnya dengan posisi heni terlentang dikasur dan saya duduk di bawah lantai…..nyampailah ku di depan vaginanya yang merah ranum tanpa di tumbuhin rerumputan, “mmmmh” tercuim aroma khas yang bisa membuat birahi membara…aku tiup tiup belahan vaginanya yag semenjak orgsm tadi sudah basah…heni pun menggelinjang seiring dengan itu…aku mulai menjilat, mengecup dan sedot kecil kulakukan di bagian kelentitnya.

10 menitan ku mainkan vaginanya dengan lidah dan tanganku, tiba-tiba kakinya menjepit kepalaku dan tangannya menekan kepalaku lebih terbenam dalam selangkangannya, seolah-olah ia meminta untuk tak melepaskan permainan saya di vaginanya. “aaaaah…… waaaaaan….waaaaaan….akuuuu….aa aaaaahhhh”lirihnya.

Seiring dengan itu badannya melengkuh ke atas dan matanya membuka dengan penuh arti…dan akhirnya terkulai, ia tampak lemas sambil mengatur nafasnya, saya tahu saat ini heni orgsm yang keduanya, ku bediri dan langsung saya duduk di samping di dekat kepalanya.

Gimana hen,enakan?, lanjuut”tanya ku ia hanya senyum tanpa menunggu jawabannya saya lansung menyodorkan kontolku ke mulutnya “mmmmm…..”dengan lahap ia menyedot-nyedot kontolku….di posisi saya berada diatasnya dengan kontol dikulum heni, tanganku ke belakang tuk meraih toketnya dan mulai meremasnya….mmmmm….srup sruuup”terdengarnya..

5 menitan sudah kontolku dikulumnya…ku cabut kontol dari mulutnya sambil ku cium bibinya kuturunkan badanku tuk bisa sejajar dengan badannya…ku belai-belai belahan vaginanya dengan Gstring yang masih melekat, ku lepas bibirku dari bibirnya dan tanganku mulai membuka kedua pahanya lebar-lebar, ku arahkan kontol ku tepat di pintu lubangnya, ku oles-oles kontol ku di vaginanya yang semenjak tadi udah banjir dengan cairannya. Dan sejenak kulihan heni dengan mata merem dan bibirnya sedikit di gigit sendiri.

Setelah cuku basah kepala kontolku pelan-pelan ku sodok ke dalam.

ooooooohhh”terdengar lengkuh heni seiring kontolku di didorong

Meskipun kontolku baru masuk setengah, ku rasakan denyutan otot vaginanya mengurut, kutarik kembali sebatas kepala kontolku yang masuk, lalu kudorong lagi masuk, tampak badan terutama pantatnya ikut irama tusukan-tusukan saya dan tanganku sekarang kembali memegang toket…tampak wajah heni memerah menahan serangan pelanku.

waaan……jaajangan dimainiiin dooong”

Mendengar heni seperti itu saya percepat gaya doronganku tapi tetap dengan setengah tiang yang masuk.badan heni mulai mengimbangi gerakanku kembali dan tanpa heni sangka, saya langsung menghujam kontolku seluruhnya kedalam vaginanya.

aaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhh” suara yang menurut saya cukup keras kedengarannya, tapi peduli setan yang penting saya senang mendengarnya.

Ku genjot heni dengan variasi kecepatan plus kedalaman kontol.
ayooo wann…ayoooo”heni berguman

gimana hen…..”aku bertanya

oooh…wan….ooooh”heni gak bisa menyelesaikan omongannya karena saya terus serang ia…sesekali ku tekan sampai mentok kontolku amblas, kurasakan mulut rahimnya pun berbenturan dengan kontolku” awwww”setiap itu terjadi.

Entah beberapa lama mungkin 30 menitan saya merasa mulai kegelian diseluruh batangku dan rasanya saya pingin di percepat gerakanku , disaat itu jua

wan…..ak…. ak”rintihnya, tanpa menyelesaikan omongannya

kita sama-sama hen…..aku juga mau nyampe nich…….”jawabku

sreb..sreb…sreb”bunyi saat saya terus memompanya……..

deeeeeeeeeennnn…………..aaaaaah” seriring itu saya tanpa meminta keluarin di dalam atau di luar aku”ciiiiiiiikkkk…..aaaaaaahhh ”

Akhirnya karena mungkin saya saudah terbawa suasana, bersamaan dengan orgsm ak, ku tekan se amblas mungkin kontolku dalam memeknya, mungkin 4 kali saya ngcroot sekalian tekan kontolku dalam-dalam.

Tubuhku langsung lemas dan ambruk diatas heni

makasih banget wan…aku puas banget malam ini” timpal heni

“sama-sama hen….i love u”jawab ku

Akhirnya saya cabut kontolku yag dari tadi masih bermain di vaginanya heni, ku langsung rebahan tidur disampingnya, disaat ku sadar jam sudah menunjukan 10 malem saya bangun dan ku lihat heni sudah telelap tidur mungkin kecapean di tidur dan gak sadar kalau ia masih telanjang dan hanya mengunakan Gsting yang melekat ditubuhnya yang emang semenjak tadi kita bergumul saya gak buka dan terlihat rembesan maniku keluar membasahi Gstring, paha dan sprenya. Ku bantu posisi badannya agar lbh enak tidurnya, ku selimuti karena bagitu ia tetap wanita yang perlu diperhatiin, ku kecup keningnya

“met bobo yah hen, kamu hebat…love u”

Ku berdiri dan berjalan keluar kamarnya, ku baru sadar semenjak kami tadi bercinta pintu ini tak pernah ditutup tetapi….ko ter-tutup?????karena cape ku gak terlalu peduli dan saya balik ke kamar langsung tidur karena besok saya harus kerja pagi.

Keesokan paginya selepas saya mandi, iseng saya lihat ke kamar heni ia masih tertidur pulas dengan busana seadanya seperti terakhir malam, tadinya saya berniat membetulkan selimutnya karena sekarang posisinya sedikit terbuka melorot ke bawah, dan terpampang jelas toketnya yang ranum memerah bekas sedotan saya tadi malem,

Tetapi setelah saya pikir kembali, gimana jika ada yang memergokin saya masuk kamarnya…inikan dah pagi, saatnya orang beraktifitas…ah udah deh saya pikir bentar lagi juga ia bangun lagian kamarnya tertutup rapat, mana ada orang iseng seperti saya langsung buka pintu tanpa di suruh…saat saya tutup kembali pintu keluarlah seseorang cewek yang gak kalah cantiknya dengan heni cuman ia lebih tinggi..

eh setiawan, dah bangun heninya wan?….”tanyanya..

mmmm”sempet kebingungan saya jawabnya

belum mbak..masih tidur”jawabku dengan malu.

Tiba tiba “ kayaknya kalian asik banget tadi malem, ampe lupa tutup pintu segala“ tanya ia sambil senyum

“malem” jawabku ……”emang napa mbak”jawabku pura-pura bloon….

“udah lah, kita sama-sama dah gede yang gituan aja malu-malu”

“eehh…hehehehe”aku cengingisan

“oh iya aku…meliani, panggil saya meli”ungkapnya

“sory yah, saya tau namamu soalnya tadi malam pas saya mau tutup pintu dengar heni panggil-panggil kamu wan setiawan”ungkap ia

emang tadi malam mbak liat apa”pura-pura bego

semua…ampe kalian tertidur pulas pun saya liat”timpal ia

kamu emang hebat Wan, sampai heni dibikin pulas banget tidurnya, lain kali main ke kamarku yah”jawabnya, sambil pergi kearah kamar mandi meninggalkan saya yang sedikit kaget mendengarnya.

wooooow….muantab…ada pasien lagi nich…….”pikirku.

Karena sudah terlambat saya lekas pergi ke kantor melakukan aktifitas seperti biasanya.
Tunggu kisah selanjutnya bersama meli ya pecinta cerita sex dewasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*