Tetangga Kost Pasrah dimainkan Memeknya | Sex Terbaru
Situs BandarQ
Agen Bola Bandar Poker Domino QQ Bandar Bola BandarQ RGOBET AFAPOKER

Tetangga Kost Pasrah dimainkan Memeknya

<center>

Cerita Sex Dewasa Perawan Binal – Halo namaku Adi usiaku sekarang 24 tahun dan kuliah di PTS yang terkenal, cerita sex ku ini terjadi pada saat saya berusia 22 tahun dengan pacar saya namanya Ani, orangnya cantik, putih dan seksi kalau di kelas dia juga banyak yang naksir tapi dia tetap memilhku sebagai pacaranya.

Singkatnya pada waktu itu saya dan pacarku sedang pergi kesebuah alcazar di kawasan Jogja, tepatnya di wilayah Kaliurang. Tentu saja bersama dengan teman- temanku yang semua berjumlah 4 orang, dua perempuan dan dua laki- laki.

Sebut saja nama mereka Amir, Dhea, Romy dan Tanti. Hubungan kami berlima cukup rumit tetapi unik. Dhea misalnya, dulu bekas pacarku yang pernah kupacari selama setengah tahun. Selama setengah tahun itu saya pernah bercinta dengannya bahkan berulang kali dan jujur saja akulah yang merengut keperawanannya, tetapi pacarnya yang sekarang si Amir tidak tahu kalau pacarnya pernah ku kerjain.

Cerita Mesum Tetangga Kost Pasrah dimainkan Memeknya

sex pertama perawan, cerita mesum perawan hot, cerita dewasa perawan pecah, cerita bokep perawan, cerita ngentot memek perawan sempit, cerita ML perawan hot, kisah bokep perawan, ML perawan sange

sex pertama perawan, cerita mesum perawan hot, cerita dewasa perawan pecah, cerita bokep perawan, cerita ngentot memek perawan sempit, cerita ML perawan hot, kisah bokep perawan, ML perawan sange

sex pertama perawan, cerita mesum perawan hot, cerita dewasa perawan pecah, cerita bokep perawan, cerita ngentot memek perawan sempit, cerita ML perawan hot, kisah bokep perawan, ML perawan sange

Tanti, dulu saya pernah naksir berat padanya, ia gadis berkulit sawo matang dan tingginya sekitar 170an senti dengan berat badan sekitar 50an lebih dikit. Proporsional menurut anggapan teman-temannku termasuk pacarnya si Romy.

Romy sendiri terkenal sebagai bocah yang agak nakal, mengingat ia sering gonta-ganti cewek dan dalam beberapa kesempatan, ia sering menunjukkan foto-foto cewek yang pernah ia tiduri, kalau tidak salah 4 orang sudah.

Ia juga terkenal sebagai bandar obat-obatan terlarang, tetapi jangan salah sangka dulu ia bukan pengguna narkotik ataupun pengedarnya tetapi yang ia edarkan adalah obat-obat perangsang.

Produk yang ia tawarkan benar-benar berkualitas super. Berkat obat itu pula saya jadi pernah menggauli seorang cewek tetangga kost ku. Namanya Rani Suwito panggilannya Ying-Ying, seorang WNI keturunan.

Ia adik kelasku dengan tinggi 170 senti dan berat proporsional. Terkenal karena berani berdandan adult saat di kost. Saat ia capital ketempatku dengan alasan ingin pinjam komputer untuk mengetik laporan, saya berikan ia sebotol fanta yang sudah saya bubuhi obat perangsang.

Hasilnya dalam hitungan menit ia sudah mulai kegerahan dan hilang akal. Sekitar lima menit kemudian, ia mulai melepaskan kancing baju atasnya dua buah.

Saya mulai iseng-iseng mendekatkan tubuhku padanya dengan taktik mengajarkan cara membuat tabel di MS-Word. Alhasil saya dapat melihat buah dadanya yang masih dibalut bra warna pink. Selang beberapa menit ia mulai melepas seluruh bajunya dengan alasan sangat panas, dan akupun sudah cukup tanggap.

Saya mendekatinya dan mencium leher jenjangnya, ia tersentak tetapi tidak dapat berbuat apa-apa. Tanganku mulai menjelajahi celana pendeknya dah berhasil melucuti seluruh pakaiannya kecuali bra yang masih tergantung dengan kaitan terlepas.

Mas…..jangan….” lirihnya kacau, tetapi saya tahu kalau ia juga menginginkan lebih, oleh sebab itu saya mulai menjalarkan tanganku lebih dalam lagi dan kuremas buah dadanya yang tak terbalut lagi. Kami bercumbu sekalipun hanya saya yang aktif. “

Mas…Adi…ja…..jangan lakuin massss………..Achh !!!…..” suaranya terpatah patah saat saya mencium putingnya dan menelusuri seluruh tubuhnya dengan lidahku. Akhirnya dengan mantap saya mengulum mulutnya dan membuka semua pakaianku.

Ia terbelalak melihat kontolku sudah mengacung, segera saya bimbing kontol ini kebagian mulutnya. Ia ragu, “Mas….jangan, jangan seperti ini…” selanya. “Tetapi kamu juga inginkan Ying? Nich kontol saya, ntar saya kasih lebih.” Paksaku sambil menjejalkan kontolku kemulutnya yang setengah terbuka.

Ochhhhh…..hangat Ying…” seruku saat kontolku tertelan mulutnya. Selama sepuluh menitan saya mengocok batang kejantananku di mulutnya sebelum akhirnya kucopot dan saya beralih ke liang yang lain. Memek……ini yang kutunggu.

Kontolku mencapai mulut luar memeknya. “Mas jangan, saya masih perawan….aku gak mau mas…”serunya tetapi tentu saja semua itu sudah bagai angin lalu saat saya mencumbunya lebih dahsyat, sekarang ia tinggal pasrah.

Perlahan tetapi pasti kontolku mulai menerobos liang suci tersebut. “Ahhhhhh….sakittt…..please hentiin mass..” Ying-Ying merintih kesakitan tetapi tetap saja hal tersebut malah membuat saya semakin bernapsu untuk mengerjainya luar dalam.

Semakin kumantapkan posisi kontolku dengan mengapit kedua paha gadis ini keatas hingga lututnya menyentuh payudaranya sendiri. Dan….blessshhh…..akhirnya masuk semua kontolku. Batang kejantanan tersebut saya pompa dengan pelan sebelum akhirnya saya mempercepat gerakanku.

Sempat ia meronta tetapi percuma karena nafsunyapun tidak lebih kecil dari nafsuku. Dan setelah kurang lebih sepuluh menit saya cabut kemaluanku dari liang memeknya dan saya balik posisinya menjadi merangkak dan mulai kugunakan tehnik active appearance yang selama itu baru saya lihat saja tanpa praktek.

Sekali lagi roket sakti tersebut memasuki saya dalamnya dan sembari kuciumi punggungnya, saya meremas payudaranya bergantian. Sensasi yang sungguh sangat nikmat.

Ahhhh….achhhhh….ohhhh……ahhhh” rintihannya yang semula pelan semakin absolutist semakin mengeras, untung tertutup suara bising musik yang kusetel keras dari kamarku.

Setelah kurang lebih 10 menit saya mengerjainya dengan posisi ini, saya mulai merasakan adanya dorongan dalam batang kemaluanku. Akhirnya kusemprotkan juga cairan pejuh itu kedalam rahimnya. Usai sudah acara siang itu dari yang berawal pinjam komputer berakhir dengan pinjam tubuh. Benar-benar kenikmatan yang tiada tara, apalagi waktu itu saya belum pernah bercinta dengan gadis manapun.

Sekarang kembali ke keadaanku saat bersama teman-temanku di villa. Malamnya saat kita berkumpul bersama untuk bercengkrama, tiba-tiba muncul Romy dengan senyum-senyum menawarkan beberapa vcd film.

Karena temanku membawa televisi LCD dan VCD amateur sendiri (kami membawa mobil ke alcazar jadi dapat mengangkut beberapa barang penting). Kami sepakat untuk memilih blur secara random. Saat di putar, tak perlu sampai 1 menit kami melihat kami sudah tahu kalau itu adalah blur porno dan saya yakin itu blur dengan appraisement XXX.

Bagus khan? Itu koleksi saya yang batten bagus tuh…” seloroh Romy bersemangat. Entah karena apa tiba-tiba timbul pikiran nakal dibenakku. Karena kami menggelar 2 buah karpet kasur dilantai, maka kami bisa leluasa bergerak.

Saya mulai bergerak mundur dan saya sergap pacarku si Ani dari belakang. saya mulai meremas dadanya yang berukuran 34 B itu. Tak terlihat karena saya meremasnya dibalik baju babyish babyish nya dan ia juga memakai selimut untuk mengatasi hawa dingin.

Sembari menciumi lehernya saya mulai semakin berani karena pas di blur itu juga sedang pas foreplay. Ternyata saya tak sendiri, Amir dan Dhea pun ikut bermesraan sendiri. Amir mulai mencium bukan hanya pipi tetapi mulut Dhea dengan ganasnya.

Dan lebih gila lagi Dhea tanpa tameng langsung membuka baju dasternya dan meninggalkan dirinya hanya menggunakan celana dalam tanpa bra. Amir semakin beringas mencumbu Dhea, rasanya seperti lagi nonton alive appearance dejected film.

Luar biasa pikirku. “Ochhhh….Don, ayo Dong……..aku gak tahan nech.”racau Dhea kepada Amir pacarnya. Tak perlu menunggu lama, mereka berdua sudah hampir telanjang bulat, hanya Amir yang masih memakai celana dalamnya.

Belum selesai saya terkejut, eh tiba-tiba dari belakang Tanti sudah merangkulku dan menyeretku menjauhi Ani. Ia tak segan untuk menciumku lagi. Singkatnya kami berciuman mulut dengan sangat dasyat. “

Gimana Di……asyik baron mulut pacar gue? Nikmatin aja, malam ini kita pesta, lagipula lo baron pernah naksir dia…heheheheh…”tawa Romy dari belakang. Ternyata saat itu kami semua sudah diracuni dengan obat perangsang, dan yang batten banyak dosisnya diberikan pada Ani yang terkenal alim itu.

Romy kemudian mendekati ia dan mulai menciumi lehernya yang akhirnya merembet kemulutnya.

Sialan !!!” pikirku tetapi saat saya melihat Tanti yang sudah telanjang bulat, saya sudah kehilangan rasio dan langsung menerkamnya sambil melucuti pakaianku sendiri.

Belum juga lima menitan saya bergumul dengan Tanti, saat saya menengok kebelakang ternyata Ani sudah telanjang bulat dan sedang mengoral kontol milik Romy sementara Romy sendiri memainkan lidahnya di liang memek milik Dhea.

Saat saya beranjak akan mendekati Ani, tanganku ditarik oleh Tanti dan saat itu juga kontolkupun dilahapnya dengan rakus. “Astaga…ia pasti sudah pernah di kerjain oleh Romy…”pikirku dan benarlah dugaanku.

Sekarang saya melihat Amir sedang mencopot cd nya dan mencuatlah kontolnya yang sepanjang kira-kira 14 senti tersebut. Di elus-eluskan kontol itu di bibir memek milik Dhea.

Akhirnya .bleshhh…tenggelam juga. Sementara Romy pun sudah siap dengan menempelkan kontolnya di mulut memek Ani.

Hoi…jangan…ia pacar gue.”sergahku, tetapi apa daya ia langsung capital tancap dengan sedikit paksa.

Ahhh……….seret juga memek pacar loe Di., dah pernah loe kerjain yah…tetapi kok masih seret?….Enak bener.” Senyuman menghiasi bibirnya sembari menggenjot tubuh kekasihku yang herannya tidak memberikan perlawanan sama sekali malah terlihat seperti keenakan. Memang ini bukan kali pertamanya ia berhubungan intim, karena saya pernah mengerjainya setidaknya 6 kali.

Achh…achhh…achhhh…ohhhhh…”rintih Ani sembari sesekali menggigit bibir bawahnya. Semakin absolutist semakin cepat sodokan-sodokan Romy dan semakin cheat pula. Sementara Ani masih dikerjai, saya mengambil inisiatif untuk membalasnya dengan menggenjot pacar Romy, si Tanti.

Kurasakan sensasi tersendiri saat kontolku menghunjam liang memek dara manis itu, nampaknya ia belum siap menerima kontol sebesar milikku. Maklum kontolku ini memang sedikit diatas rata-rata, dengan panjang 18 sentimeter cukup membuat seorang Tanti menggelinjang menahan rasa nikmat, geli additional rasa nyeri yang membuat ketiganya menjadi sensasional.

Tak selang sepuluh menit, karena obat perangsang yang ku minum secara tak sengaja itu akhirnya saya memuntahkan cairan spermaku ke liang senggama milik Tanti tanpa sisa. “Ohhhh….gue keluar Lan….”seruku sambil mengejang. Diapun tampak lunglai karena saya tahu setidaknya ia telah orgasme dua kali, ini semua gara-gara obat sialan itu sehingga Tanti pun menjadi cool cepat puas.

Kemudian sambil berbaring memulihkan rasa lelah saya menengok kesamping. Tak jauh dari tempat Tanti terbaring saya melihat Ani dengan liarnya dikerjai oleh Romy dengan posisi active style, dan kulihat Dhea melepaskan memeknya dari hunjaman batang kemaluan Amir dan mendekatiku. “

Masih ingat saat kamu ngentotin aku? Sekarang gantian yah….biar si Amir ngerjain pacarmu.”katanya sambil senyum-senyum kecil dan tanpa kuduga ia mulai menciumiku dan berakhir dengan mengoral kontolku yang kembali mengencang.

Amir yang belum terpuaskan menghampiri Ani yang liang kemaluannya sedang di hajar habis oleh batang kejantanan Romy. Kemudian Romy mencabut kontolnya dari dalam memek Ani dan menyuruh Ani untuk mengulumnya sementara memeknya dipindah tangankan kepemilikannya kepada Amir.

Kontol Amir langsung menyerbu masuk tanpa permisi dan dengan posisi active style, memek Ani dipompa oleh kontol Amir sementara kontol milik Romy mengerjai mulutnya.

Suasana yang se amative itu belum pernah saya temui sebelumnya. Benar-benar menbuatku jadi sangat terangsang. Lalu kulentangkan tubuh Dhea dan mulai saya senggamai ia dengan cukup keras mengingat Amir juga mengerjai pacarku.

Oh…..enak juga memek pacar loe Di….adu cepat aja kita…eheheh.”gelak Amir sambil mempercepat genjotan kontolnya di memek pacarku. “Kayaknya gue mau keluar neh……Sak…dikeluarin dimana nech.”serunya setelah kurang lebih 10 menit mengerjai Ani dengan posisi berganti-ganti namun mulut Ani masih disumpal kontol Romy. “Jangan dulu bos, ngapain cepet-cepet? Gantian aja kita.”seru Romy.

Dan benar saja selang beberapa detik mereka berdua bertukar posisi. Kontol Romy memompa liang senggama Ani sementara batang kemaluan Amir di articulate oleh Ani. Kulihat Ani semakin kepayahan dikerjai tanpa henti oleh mereka namun apadaya nafsu telah mengalahkan logika.

Peluh bermunculan dari badan Ani, bahkan diapun sudah terlihat lemas. Entah sudah berapa kali ia mengalami kepuasan dengan kedua kontol tersebut. Bahkan setelah saya selesai dengan Dhea pun, mereka belum berhenti mengerjai Ani. Dengan berbagai gaya mereka menyodokkan kontol-kontol mereka ke kedua liang kekasihku itu baik mulut maupun memek.

Akhirnya setelah 20 menit lebih setelah saya memuntahkan air maniku kedalam memek Dhea, mereka selesai juga. Amir mencabut kontolnya dari dalam memek dan menyemprotkan cairan surganya di bibir memek Ani sementara Romy memuntahkan air maninya di mulut Ani sekalipun Ani berusaha untuk memuntahkannya. Ini pertama kalinya ia menelan pejuh pria. Malam itu benar-benar malam dengan acara pesta,….pesta seks.

Sekitar sebulan setelah acara pesta di alcazar tersebut, saya kedatangan seorang teman lama. Sebut saja namanya Sammy dan biasa kupanggil Sam dan ia membawa pacar barunya yang bernama Riska. Temanku yang satu ini puna tubuh yang cukup tinggi, setinggi saya kira-kira 168 sentimeter dan badan yang gempal, berkulit hitam dan berambut cepak.

Soal wajah, jujur saja ia jauh dari tampan tetapi entah kenapa setiap kali dapat pacar selalu yang cantik-cantik. Riska ini punya tubuh animal dengan tinggi dan berat badan yang seimbang. Wajah cukup manis dengan kulit kuning langsat dan lesung pipi nya membuat penampilannya semakin enak dipandang.

Hehhhh…mangsa baru yah?”godaku kepada Sam. Sam pun menimpali,” Yah lumayan lah buat selingan, heheheheh….Eh gimana pacar lo, si Ani? Dimana ia sekarang? Masih jadian gak nech?”tanyanya penuh selidik. Tak perlu kujawab nampaknya, karena hanya selang 2 detik sebelum Ani keluar dari kamar kost ku dengan menggunakan babyish babyish kesayangannya.

Melihat pemandangan itu sontak Sammy tertegun dan terpaku kearah Ani, maklum mereka saling kenal sebelum saya berkenalan dengan Ani dan saat itu Ani terkenal sebagai cewek alim yang tidak pernah macam-macam.

Eh, lo dah apain tuh cewek?”bisiknya kepadaku tetapi hanya kujawab dengan senyuman kecil. Kamipun masuk kedalam kamar kost ku yang hanya berukuran 4×4 meter. Kamar yang kecil tetapi maklum namanya juga anak kost lagipula dengan lantainya keramik sehingga sekalipun kecil tetetapi masih terdapat sedikit kesan bagus.

Di ruangan itu hanya terdapat beberapa barang antaranya kasur tanpa dipan sehingga membuatnya tampak lebih luas, bantal duduk buat lesehan, komputer dan almari pakaian. Dengan barang sesedikit itu membuat ruangan tidak begitu sumpek. Sambil mendengarkan musik dari PC ku kami bercerita panjang lebar mengenai pengalaman kami, maklum sudah satu setengah tahun tak ketemu.

Riska ternyata seorang mahasiswa dari sebuah perguruan tinggi ternama di kota besar. Dilihat dari caranya bersandar dan gayanya yang mesra di depanku, saya sudah dapat menebak kalau gadis manis ini pasti pernah di pakai oleh temanku.

Wah, Ani sekarang sudah beda yah. Tambah cantik and seksi….heheh”ucap Sammy sambil sesekali melirik kearah bagian payudaranya karena memang babyish babyish yang di pakai Ani cukup transparan dan belahan kerahnya cukup lebar.

Saat itu saya mencoba menawarkan minuman kepada mereka, namun Sammy malah mengajakku membeli minuman bareng. Di perjalanan ke arah warung dekat kost ku ia berhenti dan mengajakku bicara beberapa hal. “

Eh….bos, ia pernah maen sama kamu yah? Keliatan kalau Ani dah beda.”ungkapnya tanpa ditutupi lagi. saya senyum saja dan balik berkata,”Lo sendiri dah ngapain si Riska? Saya jamin ia dah ga perawan lagi khan?” Sammy hanya terkekeh, lalu menonjok pelan perutku lalu tanpa kuduga ia menawarkan sesuatu.

Di, lo mau merasakan anatomy cewekku gak? Kalau mau bisa kuatur.”katanya.

Aku kaget dan tidak dapat berkata apa-apa, jujur saja bodynya seksi maklum menurut pengakuannya ia ikut les renang seminggu 3 kali. “Lo serius mau kasih gw? Apa kagak sayang ma cewekmu?”seruku kepada Sammy.

Ia hanya menjawab ringan yang intinya ia menganggap santai hubungan mereka toh hubungan kami juga sudah seperti saudara sendiri. “Alasan yang ga masuk akal Sam. By the way, sebagai imbalannya apaan?”tanyaku penuh selidik.

Ia terdiam sesaat dan mulai jujur akan keinginannya bahwa ia ingin tidur bareng dengan cewekku.

Apaaa??? Gila lo. Mana ia mau?”seruku tetapi sebenarnyapun saya tidak begitu keberatan karena toh Ani juga pernah digarap rame-rame oleh Amir dan Romy sebelumnya. “Soal itu mah santai aja. saya punya siasat jitu.

Nich Wiskey, Ani pasti mabok toh ia kagak pernah minum baron sebelumnya. Soal Riska gampang, ntar kalo saya dah nggarap Ani toh ia juga bakal gak nolak balas perlakuanku.”katanya. Minuman itu rencananya akan di campur dengan Coca Cola botol besar yang kami beli.

Setelah pulang kami membuat rencana seperti yang telah kami berdua rencanakan yaitu bermain kartu. Siapa yang kalah harus minum. Berkat kerjasama kami akhirnya kedua cewek itu terus yang kalah sekalipun adakalanya kami sesekali mengalah.

Setelah minuman habis akhirnya taruhan diganti dengan mencopot baju. Siapa yang kalah harus mencopot bajunya satu lembar. Tak sampai sepuluh menit sekarang Riska dan Ani hanya mengenakan bra dan celana dalam (cd). Sementara saya dan Sammy hanya melepas baju saja. Kemudian sebabak berikutnya si Riska kalah dan mau tak mau harus mencopot bra atau cd nya.

“Ah…ga mau ah. Ini aja dah kebanyakan apalagi harus copot bra. Ntar telanjang lah aku. Gak mau.”serunya tetapi berkat dorongan Sammy dan pengaruh alkohol akhirnya ia juga melepas bra nya. Segera terpampang payudaranya yang mulus itu. Hmmm…ukuran 36A batinku.

Akhirnya giliran Ani yang harus mencopot pakaiannya di dua babak berikutnya sehingga ia benar-benar telanjang bulat. Dengan perasaan risih ia melanjutkan permainan ini dan saat kedua cewek itu sudah bugil, kami menaikkan taruhan, siapa pemenang dalam babak selanjutnya boleh meng-apa-apain yang kalah.

Akhirnya Sammy menjadi pemenang dan Ani menjadi yang kalah berikutnya. Tanpa panjang lebar Sammy langsung menerkam Ani mencumbunya sembari melepas seluruh pakaiannya. “

Jangan, saya nggak mau ginian! Di tolong aku…”pintanya memelas. “Sorry An, tetapi taruhan tetap taruhan, mau gak mau yah harus mau.”kata Sammy sambil meremas payudara Ani yang mulai memerah dan putingnyapun menegang.

An, dah absolutist lho saya ingin ginian ma kamu, tetapi dulu takut kamu tolak sech, jadi ga jadi nembak kamu.”ungkap Sammy. Sementara itu Riska hanya diam saja sekalipun ia juga shock melihat pacarnya mengerjai gadis lain. Tetapi saya yakin ia juga terangsang hanya tidak mau menunjukkannya.

Dalam sekejap Sammy dan Ani sudah bergumul, akhirnya Ani juga pasrah karena tak sanggup menahan libidonya. Semakin ganas ciuman Sammy kearah bagian-bagian sensitif Ani, semakin keras pula lenguhan pacarku itu.

Oh….achhh….jangan Sammm…..achhh…..ahhhhh..!!!”lenguh Ani panjang akhirnya ia mengalami orgasme pertamanya. Dengan cheat Sammy menjilati cairan cinta dari liang senggama pacarku itu. “Enak yah An? Ini baru pembukaan, setelah ini saya bakal buat kamu menggelinjang keenakan.”

Dan betul saja setelah itu Sammy mengarahkan batang kejantanannya kearah bibir memek Ani yang sudah basah kuyup karena ludah Sammy dan cairan cinta dari Ani sendiri. Dengan perlahan batang kejantanan yang hitam besar itu menyeruak memek pacarku dan tak perlu lama-lama sebelum akhirnya semua masuk kedalam.

Ahhhhhh…..ahhhhh….erghhhhhh….ohhhh….!!!”seru Ani saat Sammy mulai menggenjot memeknya. Pemandangan luar biasa kontras karena tubuh besar hitam milik Sammy menindih kekasihku yang bertubuh kecil tetapi putih bersih. Setiap sodokan kontolnya kearah liang kewanitaan Ani menciptakan sensasi tersendiri bagi saya dan Riska dan tentu saja bagi kedua orang yang bersetubuh itu.

Kemudian tak absolutist setelah itu, Sammy mulai membalik tubuh Ani dan melakukan gaya active style. Ia dengan cheat menunggangi kuda nya waktu itu yaitu kekasihku sendiri. “Bos, kamu gak mau maen ma Riska?’seruannya menyadarkanku bahwa saya juga dapat obyek pelampiasan.

Langsung kuterkam Riska dan diapun tak banyak perlawanan persis dengan dugaan Sammy. Saat itu kami berempat benar-benar sudah menjadi sangat liar. Melihat Ani kekasihku memeknya dihajar keras dengan sodokan-sodokan batang kemaluan milik Sammy membuatku semakin beringas dan semakin keras menyodokkan kontolku ke liang senggama Riska yang sudah basah itu. Seakan berlomba-lomba adu kecepatan saya dan Sammy benar-benar menggunakan moment itu untuk mengerjai habis-habisan kedua cewek ini.

Entah berapa gaya yang sudah kami praktekan. 30 menit sudah Ani dalam tindihan Sammy, dan melihat spermanya mau keluar, segera Sammy mencabutnya dan langsung menyodorkan kearah payudara Ani dan muncratlah cairan kental putih itu yang takarannya banyak sekali. Mungkin nafsu yang sudah tertahan sekian absolutist membuat semua banal spermanya keluar.

Sementara itu saya yang juga akan keluar langsung kucabut batang kemaluanku dari memek Riska dan dengan cepat saya benamkan lagi sedalam-dalamnya. Keluarlah air maniku di liang memeknya. Kulihat Ani sedang mengoral kontol Sammy yang belepotan pejuh dan cairan memeknya. Sejak kejadian di alcazar memang saya sering menyuruh Ani untuk mengoral kontolku dan mengeluarkan spermaku didalam mulutnya hingga ia terbiasa dengan ini.

Tak puas dengan itu, Sammy masih menyodokkan kontolnya berulang-ulang kemulut Ani sehingga buah zakarnya yang menggelantung menjadi menabrak-nabrak dagu Ani. Herannya, belum juga lima menit tetapi Sammy sudah ejakulasi lagi kali ini di mulut Ani. Mereka berdua akhirnya lemas terkulai di kasur sementara saya masih mengerjai ulang Riska.

Kali ini saya menggunakan kondom dengan pelumas untuk menembus lubang duburnya. Ya..aku menyodominya tanpa ampun dan nampaknya itu adalah hal pertama baginya. Tak absolutist kemudian saya melepas kondom dan menyuruh Riska untuk menyulum kontolku dan akhirnya spermaku kloter kedua muncrat dengan deras dan kali ini bukan saja saya masukkan ke mulut Riska tetapi juga kemulut Ani.

Kami berempatpun terkulai dan tertidur setidaknya 4-5 jam lamanya dengan saling berangkulan, sementara saya merangkul Riska yang masih telanjang, Sammy merangkul Ani yang juga masih bugil. Sambil sesekali mencoba memasuk-masukkan kontolnya yang sudah mulai mengecil ke memek pacarku.

Setelah bangun dari tidur kami, Sammy dan Riska mohon diri dan berjanji bahwa peristiwa ini hanyalah rahasia antara kami berempat. Sebelum pergi, Sammy menyempatkan mencium mulut Ani dengan buas sementara saya balas dengan meremas payudara Riska. Yah hari itu benar-benar hari yang melelahkan. kisah sex perawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*