Memburu Sex Buat 4 Wanita | Sex Terbaru
Situs BandarQ
Agen Bola Bandar Poker Domino QQ Bandar Bola BandarQ RGOBET AFAPOKER

Memburu Sex Buat 4 Wanita

<center>

Cerita Dewasa Terbaru gangbang – Saya mendapat telepon dari salah satu wanita yang tentunya belum saya kenal sebelumnya, saat itu hendak makan siang tiba tiba telponku berdering dan saya angkat , dia berucap,

“selamat siang Jamal???? Mendegar suara wanita yang menyebut namaku saya bales jawab .

“iya dengan siapa ini ????? kemudian dia menjawab kalau dia namanya Ayu

“saya ayu Mal??”

“Ayu siapa ya ????tanyaku bingung, dan dapat nomer teleponku dari mana???

Cerita Mesum Memburu Sex Buat 4 Wanita

cerita sex gangbang, cerita mesum threesome, cerita dewasa wanita seks, cerita mesum gangbang, cerita panas terbaru, cerita hot terlengkap, cerita gangbang hot 2018, cerita bokep terlengkap, cerita cerita sange, cerita ngentub, cerita baru panas. cerita 3 some. cerita thresome

Oya, saya sahabatnya Wahyu dan dari ia saya dapat nomor kamu,” jelasnya. “Ooo… Wahyu,” kataku datar.

Saya mengingat kisahku, sebelumnya yang berjudul empat lawan satu. Wahyu adalah seorang wanita karir yang juga ‘mewarnai’ kehidupan sex aku.

Gimana kabarnya Wahyu dan dimana sekarang ia tinggal?” tanyaku. “

Baik, sekarang ia tinggal di Surabaya, ia titip salam kangen sama kamu,” jelas Ayu.

cerita sex gangbang, cerita mesum threesome, cerita dewasa wanita seks, cerita mesum gangbang, cerita panas terbaru, cerita hot terlengkap, cerita gangbang hot 2018, cerita bokep terlengkap, cerita cerita sange, cerita ngentub, cerita baru panas. cerita 3 some. cerita thresome

Sekitar 10 menit, kami berdua mengobrol layaknya orang sudah kenal lama. Suara Ayu yang lembut dan manja, membuat saya menerka-nerka bagaimana bentuk fisiknya dari wanita tersebut. Saat saya membayangkan bentuk fisiknya, Ayu membuyarkan lamunanku.

Hallo… Jamal, kau masih disitu?” tanya Ayu. “

Iya… Iya Mbak… ” kataku gugup. “

Hayo mikirin siapa, lagi mikirin Wahyu yaa?” tanyanya menggodaku. “

Nggak kok, malahan mikirin Mbak Ayu tuh,” celetukku.

Masa sih saya jadi GR deh dengan nada yang sangat menggoda. “

Jamal, boleh nggak saya bertemu dengan kamu?” tanya Ayu. “

Boleh aja Mbak… Bahkan saya senang bisa bertemu dengan kamu,” jawabanku semangat “

cerita sex gangbang, cerita mesum threesome, cerita dewasa wanita seks, cerita mesum gangbang, cerita panas terbaru, cerita hot terlengkap, cerita gangbang hot 2018, cerita bokep terlengkap, cerita cerita sange, cerita ngentub, cerita baru panas. cerita 3 some. cerita thresome

Oke deh, kita ketemuan dimana nih?” tanyanya semangat. “

Terserah Mbak deh, Jamal sih ngikut aja?” jawabku pasrah. “

Oke deh, nanti sore saya tunggu kau di Mc. Donald plasa senayan,” katanya. “

Oke, sampai nanti jamal… saya tunggu kau jam 18.30,” sambil berkata demikian, saya pun langsung menutup teleponku.

Saya langsung meluncur ke kantin untuk makan siang yang sempat tertunda itu. Sambil membayangkan kembali gimana wajah wanita yang barusan saja menelpon aku. Setelah saya selesai makan saya pun langsung langsung balik ke kantor untuk melakukan aktivitas selanjutnya.

Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 17.00, tiba saatnya saya pulang kantor dan saya langsung meluncur ke plasa senayan. Sebelumnya prepare dikantor, saya mandi dan membersihkan diri setelah seharian saya bekerja. Untuk perlengkapan mandi, saya sengaja membelinya dikantin karena saya nggak mau ketemu wanita dengan tanpak kotor dan bau badan, kan saya menjadi nggak pede dengan hal seperti itu.

cerita sex gangbang, cerita mesum threesome, cerita dewasa wanita seks, cerita mesum gangbang, cerita panas terbaru, cerita hot terlengkap, cerita gangbang hot 2018, cerita bokep terlengkap, cerita cerita sange, cerita ngentub, cerita baru panas. cerita 3 some. cerita thresome

Tiba di Plasa Senayan, saya langsung memarkirkan mobil kijangku dilantai dasar. Jam menunjukkan pukul 18.15. saya langsung menuju ke MC. Donald seperti yang dikatakan Ayu. saya langsung mengambil tempat duduk disisi pagar jalan, sehingga saya bisa melihat orang lalu lalang diarea pertokaan tersebut.

Saat mataku melihat situasi sekelilingku, bola mataku berhenti pada seorang wanita setengan baya yang duduk sendirian. Menurut perkiraanku, wanita ini berumur sekitar 32 tahun. Wajahnya yang lumayan putih dan juga cantik, membuat saya tertegun, nataku yang nakal, berusaha menjelajahi pemadangan yang indah dipandang yang sangat menggiurkan apa lagi abgian depan yang sangat menonjol itu.

Kakinya yang jenjang, ditambah dengan belahan pahanya yang putih dan juga montok dibalik rok mininya, membuat saya semakin gemas. Dalam hatiku, wah betapa bahagianya diriku bila yang saya lihat itu adalah orang yang menghubungiku tadi siang dan saya lebih bahagia lagi bila dapat merasakan tubuhnya yang indah itu.

Tiba-tiba wanita itu berdiri dan menghampiri tempat dudukku. Dadaku berdetuk kencang ketika ia benar-benar mengambil tempat duduk semeja dengan aku.

Maaf apakah kau Jamal?” tanyanya sambil menatapku. “Iy… Iyaa… Kau pasti Ayu,” tanyaku balik sambil berdiri dan mengulurkan tanganku.

Jarinya yang lentik menyetuh tanganku untuk bersalaman dan darahku terasa mendesr ketika tangannya yang lembut dan juga halus meremas tangaku dengan penuh perasaan.

Silahkan duduk Ayu,” kataku sambil menarik satu kursi di depanku. “Terima kasih,” kata Ayu sambil tersenyum. “

Dari tadi kau duduk disitu kok nggak langsung kesini aja sih?” tanyaku. “

Aku tadi sempat ragu-ragu, apakah kau memang Jamal,” jelasnya. “

Aku juga tadi berpikir, apakah wanita yang cantik itu adalah kamu?” kataku sambil tersenyum.

Kami bercerita panjang lebar tentang apapun yang bisa diceritakan, kadang-kadang kami berdua saling bercanda, saling menggoda dan sesekali bicara yang ‘menyerempet’ ke arah sex. Lesung pipinya yang dalam, menambah cantik saja wajahnya yang semakin matang.

Dari pembicaraan tersebut, terungkaplah kalau Ayu adalah seorang wanita yang sedang bertugas di Jakarta. Ayu adalah seorang pengusaha dan kebetulan selama 4 hari dinas di Jakarta.

Karin, kau kenal Wahyu dimana?” tanyaku.

Wahyu adalah sahabat chattingku di YM, saya dan Wahyu sering online bersama. Dan kami terbuka satu sama lain dalam hal apapun. Begitu juga kisah rumah tangga, bahkan masalah sex sekalipun. Mulutnya yang mungil menjelaskan dengan penuh semangat.

Emangnya Wahyu menikah kapan? saya kok nggak pernah diberitahu sih,” tanyaku penuh penasaran. “

Dia menikah dua minggu yang lalu dan saya nggak tahu kenapa ia nggak mau memberi tahu kau sebelumnya,” Jawabnya penuh pengertian. “

Ooo, begitu… ” kataku sambil manggut-manggut. “Ini adalah hari pertamaku di Jakarta dan saya berencana menginap 4 hari, sampai urusan kantorku selesai,” jelasnya tanpa saya tanya. “Sebenarnya tadi Wahyu juga mau dateng tapi berhubung ada acara keluarga jadi kemungkinan ia akan datang besok harinya ia bisa dateng,” jelasnya kembali. “

Memangnya Mbak Ayu menginap dimana nih?” tanyaku penasaran. “Kebetulan sama kantor sudah dipesankan kamar buat saya di hotel H… “jelasnya. “Mmm, emangnya Mbak sama siapa sih?” tanyaku menyelidik. “

Ya sendirilah, Jamal… Makanya saat itu saya tanya Wahyu,” katanya “Tanya apa?” tanyaku mengejar.

Apakah punya sahabat yang bisa menemaniku selama saya di Jakarta,” katanya. “Dan dari situlah saya tahu nomor telepon kamu,” lanjutnya.

Tanpa terasa waktu sudah menunjukan pukul 10.25 wib, dan saya lihat sekelilingku pertokoan mulai sepi karena memang sudah mulai larut malam. Dan toko pun sudah mulai tutup.

Mal… Kau mau anter saya balik ke hotel nggak?” tanyanya. “Boleh, masa iya sih saya tega sih biarin kau balik ke hotel sendirian,” kataku.

Setelah obrolan singkat, kami langsung menuju parkiran mobil dan langsung meluncur ke hotel H… Yang tak jauh dari pusat pertokoan Plasa Senayan. saya dan Ayu bergegas menuju lift untuk naik ke lantai 5, dan sesampainya di depan kamarnya, Ayu menawarkan saya untuk masuk sejenak. Bau parfum yang mengundang syaraf kelaki-lakianku serasa berontak ketika berjalan dibelakangnya.

Dan ketika saya hendak masuk ternyata ada dua orang wanita yang sedang asyik ngegosip dan mereka pun tersenyum setelah saya masuk kekamarnya. Dalam batinku, saya tenyata dibohongi ternyata ia nggak sendiri. Ayu pun memperkenalkan sahabat-sahabatnya yang cantik dan juga sex yang berbadan tinggi dan juga mempunyai payudara yang besar ia adalah Eka(36b) sedangkan yang mempunyai badan yang teramat sexy ini dan juga berpayudara yang sama besarnya bernama Putri(36b). Dan mereka pun mempersilahkan saya duduk.

Tanpa dikomando lagi mereka pun perlahan-lahan memulai membuka pakaian mereka satu persatu, saya hanya bisa melotot saja tak berkedip sekali pun, tak terasa adik kecilku pun langsung bangun dari tidurnya dan langsung bangun dan langsung mengeras seketika itu juga.

Setelah mereka telanjang bulat terlihatlah pemandangan yang sangat indah sekali dengan payudara yang besar, Ayu pun langsung menciumku dengan ganasnya saya sampai nggak bisa bernafas karena serangan yang sangat mendadak itu dan saya mencoba menghentikannya.

Setelah itu ia pun memohon kepadaku agar saya memberikan kenikmatan yang pernah saya berikan sama Wahyu dan kawan-kawan. Setelah itu Ayu pun langsung menciumku dengan garangnya dan saya pun nggak mau tinggal diam saya pun langsung membalas ciumannya dengan garang pula, lidah kamipun beraduan, saya mulai menghisap lidahnya biar dalam dan juga sebaliknya.

Sedangkan Eka mengulum kontolku ke dalam mulutnya, mengocok dimulutnya yang membuat sensasi yang tak bisa saya ungkapkan tanpa sadar saya pun mendesah.

Aaahh enak Eka, terus Eka hisap terus, aahh… ”

Sedangkan Putri menghisap buah zakarku dengan lembutnya membuat saya semakin nggak tertahankan untuk mengakhiri saja permaianan itu. saya pun mulai menjilati memek Ayu dengan lembut dan perlahan-lahan biar ia bisa merasakan permaianan yang saya buat. Ayu pun menjerit keras sambil berdesis bertanda ia menikmati permainanku itu.

Eka pun nggak mau kalah ia menghisap payudaranya Ayu sedangkan Putri mencium bibir Ayu agar tak berteriak ataupun mendesis. Setelah beberapa lama saya menjilati memeknya terasa badannya mulai menegang dan ia pun mendesah. “Mal… Akuu mauu keeluuarr.”

Nggak beberapa lama keluarlah cairan yang sangat banyak itu akupun langsung menghisapnya sampai bersih tanpa tersisa. Setelah itu saya pun langsung memasukkan kontolku ke dalam memek Ayu, perlahan-lahan saya masukkan kontolku dan sekali hentakan langsung masuk semua ke dalam memeknya yang sudah basah itu. saya pun langsung menggenjotnya dengan sangat perlahan-lahan sambil menikamati sodokan demi sodokan yang saya lakukan dan Ayu pun mulai mendesah nggak karuan.

Aaahh enak Mal, terus Mal, enak Mal, lebih dalam Mal aahh, sstt… ”

Membuat saya bertambah nafsu, goyanganku pun semakin saya percepat dan ia mulai berkicau lagi.

Aaahh enak Mal, kontol kau enak banget Mal, aahh… ”

Setelah beberapa lama saya mengocok, diapun mulai mengejang yang kedua kalinya akupun semakin mempercepat kocokanku dan tak beberapa lama saya mengocoknya keluarlah cairan dengan sangat derasnya dan terasa sekali mengalir disekitar kontolku.

Saya pun langsung mencabut kontolku yang masih tegang itu. Eka langsung mengulum kontolku yang masih banyak mengalir cairan Ayu yang menempel pada kontolku, sedangkan Putri menghisap memeknya Ayu yang masih keluar dalam memeknya dengan penuh nafsunya.

Eka pun mulai mengambil posisi, ia diatas sedangkan saya dibawah. Dituntunnya kontolku untuk memasuki memeknya Eka dan serentak langsung masuk. Bless… Terasa sekali kehangatan didalam memeknya Eka. ia pun mulai menaik turunkan pantatnya dan disaat seperti itulah ia mulai mempercepat goyangannya yang membuat saya semakin nggak karuan menahan sensasi yang diberikan oleh Eka.

Putri pun mulai menghisap payudara Eka penuh gairah, sedangkan Ayu mencium bibir Eka dengan garangnya, Eka mempercepat goyangannya yang membuat saya mendesah.

Aaahh enak Eka… Terus Eka… Goyang terus Eka… Lebih dalam lagi Eka… Aaahh sstt”

Dan selang beberapa menit saya merasakan kontolku mulai berdenyut,

Eka… Aku… ingiin keeluuaarr”

Seketika itu juga muncratlah air maniku didalam memeknya, entah berapa kali munceratnya saya nggak tahu karena terlalu nikmatnya dan diapun masih mengoyang semakin cepat. Seketika itu juga tubuhnya mulai menegang dan terasa sekali memeknya berdenyut dan selang beberapa lama keluarlah cairan yang sangat banyak sekali, saya pun langsung mengeluarkan kontolku yang sudah basah kuyup ditimpa cairan cinta.

Mereka pun berebutan menjilati sisa-sia cairan yang masih ada dikontolku, Putri pun langsung menjilati memeknya Eka yang masih mengalir cairan yang masih menetes di memeknya. Akupun melihat mereka seperti kelaparan yang sedang berebutan makanan, setelah selang beberapa lama saya mulai memeluk Putri dan saya pun mulai mencium bibirnya dan mulai turun ke lehernya yang jenjang menjadi sasaranku yang mulai menari-nari diatasnya.

Ooohh… Jamal… Geelli… ” desah Putri.

Serangan bibirku semakin menjadi-jadi dilehernya, sehingga ia hanya bisa merem melek mengikuti jilatan lidahku.

Eka dan Ayu mereka asyik berciuman dan saling menjilat payudara mereka. Setelah saya puas dilehernya, saya mulai menurunkan tubuhnya sehingga bibirku sekarang berhadapan dengan 2 buah bukit kembarnya yang masih ketat dan kencang. saya pun mulai menjilati dan sekali-kali saya gigit puntingnya dengan gigitan kecil yang membuat ia tambah terangsang lagi dan ia medesah.

Aaahh enak sekali Mal… Terus Mal hisap terus Mal enak Mal aahh sstt… ”

Putri pun membalasnya dengan mencium bibirku dengan nafsunya dan setelah itu turun ke pusar dan setelah itu ia mulai mengulum, mengocok, menjilat kontolku didalam mulutnya. Setelah ia puas saya kembali menyerangnya langsung ke arah lubang memeknya yang memerah dan disekelilingi rambut-rambut yang begitu lebat. Aroma wangi dari lubang kewanitaannya, membuat tubuhku berdesis hebat. Tanpa menunggu lama lagi, lidahku langsung saya julurkan kepermukaan bibir memek.

Tanganku bereaksi untuk menyibak rambut yang tumbuh disekitar selangkangannya untuk memudahkan aksiku menjilati memeknya.

Ssstt… Mal… Nikmat sekali… Ughh,” rintihnya.

Tubuhnya menggelinjang, sesekali diangkat menghindari jilatan lidahku diujung clitorisnya. Gerak tubuh Putri yang terkadang berputar-putar dan naik turun, membuat lidahku semakin menghujam lebih dalam ke lubang memeknya.

Jamal… Gila banget lidah kamu… ” rintihnya “Terus… Sayang… Jangan lepaskan… ” pintanya.

Paha Putri dibuka lebar sekali sehingga memudahkan lidahku untuk menjilatnya. Putri menggigit bibir bawahnya seakan menahan rasa nikmat yang bergejola dihatinya.

Oohh… Jamal, saya nggak tahan… Ugh… ” rintihnya. “Jamal cepet masukan kontol kau saya sudah nggak tahan nih,” pintanya.

Perlahan saya angkat kaki kanannya dan saya baringkan ranjang yang empuk itu. Batang kemaluanku sudah mulai mencari lubang kewanitaannya dan sekali hentak.

Bleest… ” kepala kontolku menggoyang memeknya Putri. “

Aowww… Gila besar sekali Mal… Punya kamu,” Putri merintih.

Gerakan maju mundur pinggulku membuat tubuh Putri mengelinjang hebat danm sesekali memutar pinggulnya sehingga menimbulkan kenikmatan yang luar biasa dibatang kemaluanku.

Jamal… Jangan berhenti sayang… Oogghh,” pinta Putri.

Putri terus menggoyangkan kepalanya kekanan dan kekiri seirama dengan kontolku yang menghujam dalam pada lubang kewanitaannya. Sesekali Putri membantu pinggulnya untuk berputar-putar.

Jamal… Kamu… Memang… Jagoo… Ooohh,” kepalannya bergerak ke kiri dan ke kanan seperti orang triping.

Beberapa saat kemudian Putri seperti orang kesurupan dan ingin memacu birahinya sekencang mungkin. saya berusaha mempermainkan birahinya, disaat Putri semakin liar. Tempo yang semula tinggi dengan spontan saya kurangi sampai seperti gerakan lambat, sehingga centi demi centi batang kemaluanku terasa sekali mengoyang dinding memek Putri.

Jamal… Terus… Sayang… Jangan berhenti… ” Putri meminta.

Permainanku benar-benar memancing birahi Putri untuk mencapai kepuasan birahinya. Sesaat kemudian, Putri benar-benar tak bisa mengontrol birahinya. Tubuhnya bergerak hebat.

Jamal… Aakuu… Kelluuaarr… Aaakkhh… Goyang sayang,” rintih Putri.

Gerakan kontolku kubuat patah-patah, sehingga membuat birahi Putri semakin tak terkendali.

Mal… Ooo… Aaammpuunn,” rintihnya panjang.

Bersamaan dengan rintihan tersebut, saya menekan kontolku dengan dalam hingga mentok dilangit-langit memek Putri. saya merasakan semburan cairan membasahi seluruh kontolku.

Putri yang sudah mendapat kedua orgasmenya, sedangkan saya masih berusaha untuk mencari kepuasan birahiku.

Posisi Putri, sekarang menungging. Kontolku yang masih tertancap pada lubang memeknya langsung saya hujamkan kembali ke lubang memeknya Putri.

Ooohh… Jamal… Kamu… Memang… Ahli… ” katanya sambil merintih.

Kedua tanganku mencengkeram pinggul Putri dan menekan tubuhnya supaya kontolku bisa lebih menusuk ke dalam lubang memeknya.

Putri… Memek kau memang enak banget,” pujiku. “Kau suka minum jamu yaa kok seret?” tanyaku.

Putri hanya tersenyum dan kembali memejamkan matanya menikmati tusukan kontolku yang tiada hentinya. Batang kemaluanku terasa dipijiti oleh memek Putri dan hal tersebut menimbulkan kenikmatan yang luar biasa. Permainan sexku diterima Putri karena ternyata wanita tersebut bisa mengimbangi permainan aku.

Sampai akhirnya saya tak bisa menahan kenikmatan yang mulai tadi sudah mengoyak birahiku.

Putri… saya mau… Keluar… “kataku mendesah. “Aku juga sayang… Ooohh… Nikmat terus… Terus… ” Putri merintih. “Jamal… Keluarin didalam… saya ingin rasakan semprotan… Kamu… ” pintanya. “Iya sudah… Ooogh… Aaakhh… ” rintihku.

Gerekan maju mundur dibelakang tubuh Putri semakin kencang, semakin cepat dan semakin liar. Kami berdua berusaha mencapai puncak bersama-sama.

Jamal… Aku… Aku… Ngaak kkuuaatt… Aaakhh” rintih Putri. “Aku juga sudah… Ooogh… Dahh,” saya merintih. “Crut… Crut… Crut… ” spermaku muncrat membanjiri memeknya Putri.

Karena begitu banyak spermaku yang keluar, beberapa tetes sampai keluar dicelah memek Putri. Setelah beberapa saat kemudian Putri membalikkan tubuhnya dan berhadapan dengan tubuhku.

Jamal, ternyata Wahyu benar, kau jago banget dalam urusan sex. Kau memang luar biasa” kata Putri merintih. “Biasa aja kok Mbak, saya hanya melakukan sepenuh hatiku saja,” kataku merendah. “Kau luar biasa… ” Putri tak meneruskan kata-katanya karena bibirnya yang mungil kembali menyerang bibirku yang masih termangu.

Langsung saya palingkan wajahku ke arah Ayu dan Eka, ternyata mereka sudah tertidur pulas mungkin karena sudah terlalu lelah, dan akupun tak kuasa menahan lelah dan akhirnya akupun tertidur pulas.

Dan setelah 4 jam saya tertidur saya pun terbangun karena ada sesuatu yang sedang mengulum batang kemaluanku dan ternyata Eka sudah bangun dan saya pun menikmatinya sambil menggigit bibir bawahku.

Dan kuraih tubuhnya dan kucium bibirnya penuh dengan gairah dan akhirnya kami pun mengulang kembali sampai besok harinya. Dengan terpaksa saya menginap karena pertarunganku dengan mereka semakin seru aja.

Ketika pagi telah tiba akupun langsung ke kamar mandi di ikuti oleh mereka dan akupun mandi bareng dan permainan dimulai kembali didetik-detik ronde terakhir. Tanpa terasa kami berempat sudah naik didalam bathup, kami mandi bersama.

Guyuran air dipancurkan shower membuat tubuh mereka yang molek bersinar diterpa cahaya lampu yang dipancarkan ke seluruh ruangan tersebut. Dengan halus, mereka menuangkan sabun cair dari perlengkapan bag shop punya mereka. saya mengosok keseluruh tubuh mereka satu persatu, sesekali jariku yang nakal memilih punting mereka.

Ughh… Jamal… ” mereka merintih dan bergerak saat saya permainkan puntignya yang memerah.

Sebelum saya meinggalkan mereka, kami berempat berburu kenikmatan. Dan entah sudah berapa kali mereka yang sedang membutuhkan kehangatan mendapatkan orgasme. Kami memburu kenikmatan berkali-kali, kami berempat memburu birahinya yang tak kenyang.

kulihat pukul sudah setengah delapan , dan saya harus kembali lagi untuk bekerja padahal jam jam tersebut rawan macet langsung saja saya memakai seragam kantorku dan meninggalkan hotel tersebut, dan masih membayangkan kenikmatan yang terjadi semalaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*